• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Jangan Kurangi Subsidi Energi, Jika tak Inflasi Melambung

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
22 April 2022
subsidi energi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Subsidi energi diyakini akan membuat beban pemerintah semakin berat seiring dengan tingginya harga minyak mentah. Akibatnya, beban APBN diproyeksi juga akan naik.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira memperkirakan, subsidi energi, termasuk dana kompensasi ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Pertamina akan membengkak menjadi Rp 320 triliun. 

Artinya pemerintah harus menambah Rp 190 triliun dari total subsidi tahun ini yang hanya Rp 134 triliun. “Seperti yang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) proyeksikan, subsidi dan kompensasi membengkak Rp 320 triliun,” katanya dilansir dari kontan.co.id, pada 22 April 2022.

Hal ini juga didorong jika pemerintah menaikkan harga-harga sejumlah energi, seperti yang diwacanakan sebelumya. Misalnya, Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite, gas LPG 3 kg, tarif listrik dan juga solar. 

Menurutnya, opsi untuk mengurangi subsidi energi sebaiknya tidak dilakukan karena inflasi akan terlalu tinggi dan berisiko menahan pemulihan ekonomi. 

Apalagi, jika pemerintah sepakat menaikkan harga gas LPG 3 kg dan Pertalite, akan memperlambat aktivitas konsumsi dan produksi, sehingga mengurangi pendapatan pajak. 

“Memang negara sedang alami windfall dari komoditas, tapi penerimaan pajak selain komoditas bisa turun akibat lemahnya daya beli di dalam negeri,” jelasnya. 

Bhima bahkan memperkirakan  inflasi akan tembus di atas 5% yoy tahun ini, apabila belanja subsidi energi dipangkas. 

Lebih lanjut, perkiraan tambahan subsidi Rp190 triliun, menurutnya bisa diambil dari Sebagian windfall pendapatan komoditas, realokasi anggaran infrastruktur, penghematan belanja pegawai, dan belanja barang. 

Selain itu, pemerintah juga bisa mengatasi kekurangan belanja subsidi energi bisa dari pos belanja lain seprti dana Perlindungan Ekonomi Nasional (PEN), alokasi belanja infrastruktur, dana transfer daerah, serta belanja barang dan belanja pegawai. 

Menurut Bhima, jika realokasi anggaran tidak dilakukan maka konsekuensinya defisit APBN tahun ini alan diatas level 3%.***

Tags: inflasikrisis energisubsidi energi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Diramalkan Sulit Bangkit, Ini Alasannya
Ekonomi

Harga Emas Dunia Anjlok, Aksi Jual Saham Teknologi Jadi Pemicu

...

Read moreDetails
subsidi energi. Danantara Siapkan Strategi 3 Lapis untuk Hapus Gas Melon

Danantara Siapkan Strategi 3 Lapis untuk Hapus Gas Melon

Kuota LPG 3 Kg Dipangkas 2027, Sebagian Alihkan ke Gas Alam dan Kompor Listrik

Kuota LPG 3 Kg Dipangkas 2027, Sebagian Alihkan ke Gas Alam dan Kompor Listrik

Meski Harga Gas Melonjak, Asia Tenggara Tetap Genjot Pembangkit Listrik Gas Alam

Meski Harga Gas Melonjak, Asia Tenggara Tetap Genjot Pembangkit Listrik Gas Alam

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

Defisit Transaksi Berjalan Tembus 3,3%, OJK: Sektor Keuangan Tetap Stabil

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

Next Post
potensi PI 10 persen

Asisten II Setdaprov Riau Sebut Kinerja BUMD Ikut Tergerus Akibat Pandemi Covid-19

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.