• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini 3 Hal Penting yang Dilakukan Pemprov Riau dalam Upaya Pengendalian Inflasi Bahan Pangan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
15 Juli 2024
Pengendalian Inflasi Bahan Pangan

Telur menjadi salah satu komoditi bahan pangan penyumbang inflasi di Riau (Foto: Bertuahpos / Melba)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Upaya pengendalian inflasi dengan cara menjaga stabilitas ketersediaan bahan pangan dan harga, hingga kini terus dilakukan oleh Pemprov Riau. Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Riau mencatat pada Juni 2024 Riau deflasi sebesar 0,22% (m to m).

Secara y to y (Juni 2023 – Juni 2024) Riau mengalami inflasi sebesar 3,56%. Sedangkan secara year to date (Desember 2023 – Juni 2024) inflasi Riau menyentuh 1,55%. BPS mengklaim pergerakan inflasi di Riau masih tergolong aman.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) UMKM Provinsi Riau, M Taufiq OH, ada beberapa hal yang tak boleh luput dari perhatian Pemprov Riau dalam upaya pengendalian inflasi. Pertama, memastikan ketersediaan bahan pangan tetap ada di pasaran.

Dia menyebut, Riau memang bukan sebagai daerah penghasil bahan pangan. Namun demikian, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah selama ini terbukti berhasil menangani masalah tersebut. 

“Karena kita bukan daerah penghasil bahan pangan, maka kerja sama antardaerah menjadi hal yang vital,” kata di Pekanbaru, jelang akhir pekan kemarin.

Taufiq memastikan bahwa hingga saat ini, Riau masih menjalin kerja sama dengan Sumatera Barat, Sumatera, Utara, Lampung, Aceh, dan beberapa daerah penghasil bahan pangan lainnya. Tak hanya di Sumatera, tapi juga di Pulau Jawa.

Kedua, hal penting lainnya dalam pengendalian inflasi bahan pangan, kata Taufiq, yakni stabilitas harga. Upaya Pemprov Riau untuk menjaga stabilitas keduanya (ketersediaan dan harga) telah dilakukan dengan kegiatan operasi pasar dan pasar murah, yang kini justru menjadi program mandatori (wajib).

Taufiq OH menyebut, dalam beberapa kasus yang berkaitan dengan suplai dan deman terhadap bahan pangan dapat segera teratasi dengan adanya kegiatan operasi pasar dan pasar murah.

“Oleh sebab itu, kegiatan ini menjadi program mandatori bagi Pemprov Riau saat ini,” tuturnya.

Ketiga, permainan spekulan juga sangat berdampak terhadap pergerakan inflasi pangan di Riau. Aktivitas penimbunan terhadap salah satu komoditi, terbukti sangat berperan dalam pergerakan harga bahan pangan. Ini adalah tindakan ilegal. 

“Di momentum tertentu, pengawasan terhadap adanya potensi penimbunan bahan pokok memang perlu diperketat,” tuturnya.

Taufiq OH menyadari bahwa upaya pengendalian inflasi, khususnya inflasi terhadap bahan pangan memang tak mudah. Oleh sebab itu, dia meminta dukungan dari berbagai pihak untuk terlibat langsung, terutama dalam hal pengawasan di lapangan. Termasuk masyarakat sendiri.***

Tags: bahan panganinflasiPasar
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Dunia Masih Tertekan Akibat Tingginya Eskalasi Geopolitik Timur Tengah
Ekonomi

Harga Emas Dunia Masih Tertekan Akibat Tingginya Eskalasi Geopolitik Timur Tengah

...

Read moreDetails
Harga Emas Diramalkan Sulit Bangkit, Ini Alasannya

Harga Emas Dunia Anjlok, Aksi Jual Saham Teknologi Jadi Pemicu

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

Defisit Transaksi Berjalan Tembus 3,3%, OJK: Sektor Keuangan Tetap Stabil

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Next Post

Pj Gubri: Pelatihan Ini jadi Bukti bahwa Anda sudah ASN

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.