Tidak Hanya Syamsuar, Kemungkinan Edy Natar Juga Belum Tentu Bisa Divaksinasi

Kamis, 07 Januari 2021 18:05
Tidak Hanya Syamsuar, Kemungkinan Edy Natar Juga Belum Tentu Bisa Divaksinasi
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution. (Foto : Diskominfotik Riau)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemprov Riau memastikan bahwa Gubernur Riau Syamsuar tidak masuk dalam 10 tokoh pertama penerima vaksin corona di Riau. Selain Syamsuar, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution kemungkinan juga belum tentu bisa divaksinasi.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan pertimbangan Edy Natar kemungkinan tidak masuk dalam 10 pertama yang divaksinasi menimbang usianya sudah memasuki 60 tahun. “Saat ini usianya sudah 59 [jalan 60 tahun],” ujarnya.

Advertisement

Sedangkan sesuai syarat dari yang sudah ditentukan, penerima vaksin berusia 18-59 tahun. Oleh sebab itu, dikatakan Mimi, untuk kondisi Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, masih akan dipertimbangkan, apakah masuk dalam kategori layak vaksinasi atau tidak.

“Yang jelas, nanti akan tetap kami diskusikan dengan tenaga medis terhadap kondisi Pak Wagub bagaimana,” jelasnya.

Baca: Riau Dapat Jatah Rp270 M untuk Replanting Sawit

Sedangkan untuk Gubernur Riau Syamsuar—tidak bisa dilakukan vaksinasi terhadap dirinya—lantaran menurut Mimi, di dalam tubuhnya Syamsuar sudah tercipta imun, setelah dirinya terpapar dan kemudian dinyatakan sembuh dari Covid-19.

“Untuk Pak Gubernur nggak disuntik vaksin Covid-19, karena Pak Gubernur sudah sembuh dari Covid-19, secara otomatis imunnya sudah terbentuk. Jadi, vaksin akan diberikan kepada yang berusia 18 sampai 59 tahun,” kata Mimi.

Untuk diketahui, pemerintah akan melakukan vaksinasi secara serentak pada Rabu, 13 Januari 2021 mendatang. Orang pertama yang akan divaksinasi adalah Presiden Joko Widodo [Jokowi], kemudian dilanjutkan dengan 10 tokoh. Hal itu juga berlaku sama untuk daerah.

Sebelumnya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana [BNPB] Doni Monardo meminta kepada setiap gubernur di masing-masing daerah diminta untuk melakukan pemantauan langsung terhadap proses vaksinasi, untuk menambah kepercayaan masyarakat terhadap vaksin tersebut [sinovac]. (bpc2)

Berita Terkini

Senin, 18 Januari 2021 07:30

Membantah Mitos-mitos Soal Investasi Saham

#saham #investasi #MitosFakta

Senin, 18 Januari 2021 06:34

Shalat Istikharah-lah, Manusia Itu Tempat Segala Keraguan

#istikharah #shalat #islampedia

Senin, 18 Januari 2021 05:00

Catatan Sejarah 18 Januari: Gencatan Senjata Hamas-Israel

#PALESTINA

Minggu, 17 Januari 2021 18:30

Menelaah Potensi Saham Otomotif 2021

#saham #otomotif

Minggu, 17 Januari 2021 16:34

Begini Kondisi Indeks Pembangunan Manusia Riau di Tahun Pandemi

#IPM #ruau #covid

Minggu, 17 Januari 2021 15:33

DKP Riau Akui Illegal Fishing Masih Hantui Perairan Rohil

#IllegalFishing #hukum #Laut #perikanan

Minggu, 17 Januari 2021 14:30

Cara Ustman Bin Affan Bersikap Dermawan

#UstmanBinAffan #Islampedia