Soal Pengosongan Fasilitas Rumah Eks Karyawan, PT Padasa Berikan Klarifikasi

Rabu, 05 Mei 2021 17:08
Soal Pengosongan Fasilitas Rumah Eks Karyawan, PT Padasa Berikan Klarifikasi

BERTUAHPOS.COM, KAMPAR – Manajemen PT Padasa Enam Utama mengklarifikasi pemberitaan di sejumlah media soal upaya pengosongan fasilitas rumah eks karyawan yang dianggap sepihak.

Perwakilan manajemen pengamanan PT Padasa, Rasdiaman Sialoho menerangkan bahwa kegiatan pengosongan fasilitas rumah milik perusahan yang berlokasi di Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau itu sebelumnya berlangsung sejak 30 April hingga 3 Mei 2021.

Advertisement

Dikatakan Rasdiaman, ada sebanyak 46 unit fasilitas rumah eks karyawan yang dikosongkan untuk kemudian diisi oleh karyawan baru. Dalam proses pelaksanaannya, manajemen perusahaan meminta pendampingan aparat kepolisian dan TNI. Hal ini, dimaksudkan untuk menghindari adanya perbuatan anarkis.

Sebab, lanjutnya, pihak perusahaan sebelumnya juga sudah melakukan upaya pendekatan secara persuasif terhadap eks- karyawan yang masih tinggal di objek fasilitas rumah tersebut. Namun, upaya ini mendapat respon negatif dari yang bersangkutan.

BACA JUGA:  Video: Kepanikan Warga Saat Api Melalap Pasar SP 1, Desa Kilang Jaya, Tapung Hilir, Kampar

Baca: Riau Perketat Jalur Masuk Laut, Darat dan Udara

“Ini perlu kami sampaikan karena sebelumnya ada berita sepihak yang terbit di beberapa media. PT Padasa pada saat itu ingin mengosongkan fasilitas rumah milik perusahaan yang masih ditempati oleh eks karyawan. Karena rumah itu akan digunakan oleh karyawan baru yang akan mendapatkan fasilitas tersebut,” kata Rasdiaman, Rabu 5 Mei 2021 melalui sambungan seluler.

Lanjutnya, mengingat adanya potensi tindakan anarkis saat pengosongan fasilitas rumah lantaran upaya pendekatan yang sebelumnya dilakukan tidak direspon dengan baik oleh eks karyawan, pihaknya pun meminta bantuan petugas agar situasi tetap kondusif.

“Untuk menghindari aksi anarkis yang menimbulkan korban pemukulan seperti yang pernah terjadi saat demo sebelumnya, maka manajemen pengamanan PT Padasa meminta bantuan aparat hukum untuk mengamankan situasi agar tetap kondusif,” tuturnya.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Pimpin Rapat Paripurna HUT Kabupaten Kampar Ke-71

“Perlu kami tegaskan, PT Padasa tidak meminta bantuan aparat kepolisian maupun TNI untuk melakukan eksekusi rumah. Tapi minta bantuan pengamanan untuk menjaga situasi agar kondusif. Sebab pihak perusahaan khawatir akan terjadi tindakan-tindakan yang anarkis seperti pengeroyokan dan pemukulan yang sebelumnya pernah terjadi pada salah satu anggota manajemen pengamanan,” tambah Rasdiaman lagi.

Rasdiaman juga menegaskan, PT Padasa akan menjalankan segala kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku. Khususnya, terhadap penyelesaian kepegawaian eks karyawan yang sudah tidak berkerja di perusahaan tersebut.

“Kita akan menjalankan kewajiban tersebut sesuai aturan yang berlaku. Tetapi dikarenakan adanya sidang Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) yang tengah berjalan, mari sama-sama kita menghormati,” jelasnya. (rls)

Berita Terkini

Sabtu, 08 Mei 2021 14:40

Pembatasan SKB 3 Menteri Soal Jilbab, PAN Beri Dukungan Pada Sumbar

SKB 3 Menteri Dibatalkan

Sabtu, 08 Mei 2021 14:15

Pemprov Riau Disebut Belum Serius Tangani Covid-19

Covid-19, Riau, Anggaran, FITRA

Sabtu, 08 Mei 2021 13:39

Jepang Perpanjang Situasi Darurat

Jepang, Tokyo, Covid-19

Sabtu, 08 Mei 2021 13:05

PKS Desak Jokowi Galang Dukungan dan Kecam Israel

Palestina

Sabtu, 08 Mei 2021 13:03

Siap-siap Mi Pad 5 Segera Meluncur, Intip Dulu Spesifikasinya ya…

Mi Pad 5, Teknologi, Xiomi

Sabtu, 08 Mei 2021 11:48

Poros Partai Islam Akan Membelah Politik Identitas di Pilpres 2024

Partai Islam, Pilpres 2024

Sabtu, 08 Mei 2021 11:31

HK Targetkan 550 KM Tol Trans Sumatera Rampung di 2023

Tol Trans Sumatera