• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kinerja KPU Daerah Lemah, 16 Daerah Tidak Sanggup Biayai PSU

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
7 Maret 2025
Kinerja KPU Daerah Lemah, 16 Daerah Tidak Sanggup Biayai PSU
106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Kritik ini datang dari Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf Macan Effendi. Dia mengatakan, dari 24, ada 16 daerah tidak sanggup membiayai Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 secara mandiri. Namun, rincian daerah mana saja, tidak dia jelaskan.

Dede menyoroti bahwa banyaknya PSU yang harus digelar menunjukkan lemahnya kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat daerah. Menurutnya, sejumlah kasus yang menyebabkan PSU, seperti permasalahan ijazah hingga kelolosan mantan narapidana sebagai calon kepala daerah, seharusnya bisa dicegah sejak awal.

“Kalau mau jujur, kenapa bisa PSU? Karena lemahnya penyelenggara di bawah. Kebanyakan masalah ijazah, ada yang tidak cermat dalam verifikasi. Bahkan, ada mantan narapidana yang masih bisa lolos. Ini harus kita perbaiki,” ujarnya.

Dede memperkirakan total biaya untuk PSU di 24 daerah mencapai Rp750 miliar, belum termasuk biaya pengamanan. Jika ditambah biaya pengamanan dan pilkada ulang, anggaran yang dibutuhkan bisa mencapai Rp900 miliar hingga Rp1 triliun.

Menurutnya, skema pembiayaan PSU masih menunggu kepastian dari pemerintah, yang kemungkinan akan melibatkan dukungan dari pemerintah provinsi. “Saya dapat informasi, pemerintah sudah siap, salah satunya dengan dukungan dari pemerintah provinsi,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit), Hadar Nafis Gumay, menegaskan bahwa KPU tidak boleh lolos dari sanksi atas ketelodoran yang menyebabkan PSU di 24 daerah.

“Harus ada evaluasi dari pusat hingga daerah untuk memastikan apakah ada anggota KPU daerah yang memiliki motivasi politik hingga berujung pada PSU,” kata Hadar.

Hadar juga menyebut bahwa aparat penegak hukum perlu turun tangan jika ditemukan indikasi tindak pidana, seperti praktik transaksional yang meloloskan calon yang sebenarnya tidak memenuhi syarat. Selain itu, ia mendorong agar pihak-pihak yang merasa dirugikan segera melapor ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Jika terbukti ada pelanggaran kode etik, DPR juga bisa merekomendasikan pemberhentian penyelenggara pemilu ke DKPP,” katanya.***

Tags: KPUPolitik
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran
Nasional

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

...

Read moreDetails
Keluar dari PKS, Narji Gabung ke PSI

Keluar dari PKS, Narji Gabung ke PSI

Warga Venezuela Desak Presiden Sementara Delcy Rodríguez Mundur Pascagempa

Warga Venezuela Desak Presiden Sementara Delcy Rodríguez Mundur Pascagempa

Soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Buni Yani Ungkap Tanda-Tanda Kepanikan Sang Mantan

Safari Politik Jokowi Dinilai Berpotensi Menambah Tekanan terhadap Ekonomi Nasional

Hendry Munief Serap Aspirasi UMKM dan Ekraf Riau

Hendry Munief Serap Aspirasi UMKM dan Ekraf Riau

Pemilu di Korea Selatan Ricuh, Ribuan Warga Demo Tuntut Pemungutan Suara Ulang Pascasurat Suara Kurang

Pemilu di Korea Selatan Ricuh, Ribuan Warga Demo Tuntut Pemungutan Suara Ulang Pascasurat Suara Kurang

Next Post
Akibat Perang Sarung, Seorang Remaja di Pekanbaru Meregang Nyawa 

Akibat Perang Sarung, Seorang Remaja di Pekanbaru Meregang Nyawa 

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.