Kalah 1-3 dari City, Tagar #LampardOut Trending

Senin, 04 Januari 2021 08:24
Kalah 1-3 dari City, Tagar #LampardOut Trending

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tagar #LampardOut menjadi trending di twitter Indonesia pada Senin, 4 Januari 2021.

Tagar ini muncul setelah Chelsea menelan kekalahan pahit 1-3 dari Manchester City, Senin dinihari.

Advertisement

Dalam pertandingan ini, Chelsea bahkan kebobolan dua gol dalam dua menit, yaitu pada menit ke 18′ oleh Ilkay Gundogan, dan menit 21′ oleh Phil Foden.

Satu gol lain City dilesakkan Kevin De Bruyne pada menit 36′, setelah menyambar bola muntah Raheem Sterling.

Baca: Tanggapan Rossi Soal Sirkuit Mandalika: Saya Sangat Senang Ada Disana

Chelsea hanya mampu membuat gol hiburan pada menit 90+.

Atas kekalahan ini, dan beberapa rekor buruk Chelsea lainnya, fans kemudian menyatakan kekecewaaannya, dan meminta klub mendepak sang pelatih, Frank Lampard. Tagar #LampardOut pun trending.

“I don’t think the reason Manchester City  won Chelsea is either Ziyech, Werner or Mendy problem, I think the problem is Lampard #LampardOut #CHEMCI

(Saya pikir alasan Manchester City menang atas Chelsea bukanlah kesalahan Ziyech, Werner, ataupun Mendy, saya pikir masalahanya ada pada Lampard),” tulis akun @OfficialRMD_.

“Thanks for the memories but it’s time to go. #LampardOut
(Terima kasih atas kenangannya, tapi saatnya untuk pergi),” tulis akun @Sharyf_. (bpc4)

Berita Terkini

Minggu, 17 Januari 2021 18:30

Menelaah Potensi Saham Otomotif 2021

#saham #otomotif

Minggu, 17 Januari 2021 16:34

Begini Kondisi Indeks Pembangunan Manusia Riau di Tahun Pandemi

#IPM #ruau #covid

Minggu, 17 Januari 2021 15:33

DKP Riau Akui Illegal Fishing Masih Hantui Perairan Rohil

#IllegalFishing #hukum #Laut #perikanan

Minggu, 17 Januari 2021 14:30

Cara Ustman Bin Affan Bersikap Dermawan

#UstmanBinAffan #Islampedia

Minggu, 17 Januari 2021 13:30

Paspor Jepang Terkuat di Dunia 2021, Kok Bisa?

#travelling #paspor #jepang

Minggu, 17 Januari 2021 12:32

Ekonomi Sulit, Protes Meletus, Warga Tunisia Marah

#Protes #tunisia #internasional