2 UU yang Paling Banyak Digugat ke MK

Kamis, 21 Januari 2021 17:32
2 UU yang Paling Banyak Digugat ke MK

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Mahkamah Konstitusi (MK) mencatat ada dua Undang-Undang atau UU yang paling banyak digugat di MK sepanjang 2020. Keduanya yakni UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanganan Pandemi Covid-19 dan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Ketua MK Anwar Usman menjelaskan, kedua UU ini mendapat frekuensi pengujian terbanyak jika dibanding UU lainnya, di sepanjang 2020. Adapun UU Nomor 2 Tahun 2020 itu mendapat pengujian hingga sembilan kali. 

Advertisement

“Lalu kedua, UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja diuji delapan kali,” kata Anwar Usman dalam keterangannya di kanal YouTube MK, Kamis 21 Januari 2021.

UU Penanganan Corona sempat menuai kritik dan sorotan dari publik, sebab, aturan pada pasal 27 ayat (1) dan ayat (2) beleid tersebut memungkinkan kekebalan hukum, baik pidata atau perdata, terhadap Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Baca: 115 Dokter Meninggal Akibat COVID-19, PKS: Bentuk Satgas Pencegah Meninggalnya Tenaga Medis

BACA JUGA:  Siang Ini, KPU Inhu Berikan Keterangan kepada MK di terkait Sengketa Pilkada

Sementara UU Cipta Kerja sejak awal pembentukan juga telah menuai polemik. Mulai dari proses pembahasan hingga substansi yang dinilai hanya menguntungkan sejumlah pihak.

Lebih lanjut, UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada menyusul di urutan ketiga sebagai aturan dengan frekuensi paling banyak diuji sebanyak enam kali. Lalu disusul UU tentang MK, UU tentang Pemilu, dan UU tentang Minerba masing-masing lima kali uji materi.

Sepanjang 2020, kata Anwar, tercatat ada 61 UU yang diuji. Jumlah ini meningkat dibandingkan UU yang diuji pada 2019. “Tahun 2019 hanya 56 UU (diuji),” kata Anwar.

Anwar juga menyatakan MK telah menerima 139 pengajuan uji perkara dari masyarakat sepanjang 2020. Dari jumlah itu, 109 perkara berhasil diregistrasi dan 89 perkara sudah diputus oleh MK.

“Dari 89 putusan, jika dilihat dari amarnya, 3 perkara dikabulkan, 27 ditolak, 45 tak dapat diterima, 14 ditarik kembali,” kata Anwar. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 03 Maret 2021 05:12

Tak Terhentikan, City Bantai Wolves 4-1

pekan ke 29 yang mempertemukan mereka dengan Wolves, City menang 4-1

Rabu, 03 Maret 2021 05:00

Catatan Sejarah 3 Februari: Sultan Muhammad Al-Fatih II Naik Tahta

Dikenal sepanjang masa sebagai seorang penakluk kerajaan yang begitu hebat

Selasa, 02 Maret 2021 22:32

Miliki Potensi Besar, Budidaya Ikan Tapah di Desa Kuala Terusan Mulai Digalakkan

Peluang dalam membudidayakan keramba ikan air tawar di Pelalawa.

Selasa, 02 Maret 2021 20:30

Ini Alasan Mengapa Ma’ruf Amin ‘Tutup Mulut’ Soal Investasi Miras

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin sengaja ‘tutup mulut’ perihal Perpres Nomor 10 Tahun 2021.

Selasa, 02 Maret 2021 19:32

Bawaslu Kuansing Sampaikan Piagam Penghargaan ke Kejari

Piagam penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dalam pelaksanaan Pilkada 2020 lalu.

Selasa, 02 Maret 2021 18:32

Seluruh Pejabat di Riau Diminta Hadir, Besok Ada Monev dengan KPK

Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam hal tata kelola pemerintahan.

Selasa, 02 Maret 2021 18:10

Bukan Harimau, Ini Penjelasan BKSDA Soal ‘Hewan Misterius’ yang Serang Nenek di Pelalawan

Kesimpulan BKADA, bukan hewan yang menyerang nenek itu.

Selasa, 02 Maret 2021 17:25

Peresmian Air Panas Sungai Pinang  Diundur

Rencana peresmian akan dijadwalkan kembali.

Selasa, 02 Maret 2021 15:32

Pembakaran Sampah, Lahan 2,500 Meter Persegi Terbakar di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru

“Untuk penyebab kebakaran diduga akibat pembakaran sampah”

Selasa, 02 Maret 2021 15:30

Pemkab Harus Cari Solusi Tepat Soal PETI, Supaya ‘Jangan Asal Tangkap Saja’

“Pemilik modal juga harus ditindak. Jangan pekerja saja.”