Terperangkap Jerat di Inhil, Seekor Beruang Madu Harus Dirawat Intensif

Minggu, 01 Agustus 2021 06:24
Terperangkap Jerat di Inhil, Seekor Beruang Madu Harus Dirawat Intensif
Beruang Madu. (Ilustrasi/rilis.id)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Seekor beruang madu harus mendapatkan perawatan intensif setelah terperangkap jerat di Parit Tasik Mandau, Desa Pelanduk, Mandah, Inhil, Riau. Perawatan itu dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau.

Kepala Bagian Tata Usaha BKSDA Riau Hartono, mengatakan, perawatan dilakukan setelah satwa beruang (Helarctos malayanus) diselamatkan tim Polsek Mandah di Parit Tasik Madu, Desa Pelanduk, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir.

Penyelamatan ini dilakukan, lanjut Hartono berawal pada Rabu, 28 Juli 2021sekitar pukul 15.30 WIB. Pihak kepolisian mendapat informasi dari warga bernama Peter yang menemukan seekor beruang madu dalam kondisi terjerat di lokasi. 

Agar penanganan beruang tersebut sesuai prosedur, Kapolsek Mandah Iptu Hendri Belson,  memerintahkan anggotanya berkoodinasi dengan Balai Besar KSDA Riau.

Baca: Ini Kata Politisi PKS Soal Yatim Covid-19 yang Harusnya Dapat Perlindungan Negara

Pertama kali ditemukan, petugas menemukan kondisi kaki dan tangan beruang mengalami pembengkakan. Sehingga langsung melakukan proses evakuasi.

“Dikarenakan kondisi kaki dan tangan beruang madu yang mengalami pembekakan, tim WRU Bidang Wilayah I tidak langsung melakukan pelepasliaran beruang tersebut,” sebut Suharto.

Dengan pertimbangan kondisi kesehatan kaki dan tangan beruang, petugas langsung mengevakuasinya ke klinik satwa Balai Besar KSDA Riau untuk obaervasi dan mendapatkan pertolongan terlebih dahulu. 

“Dibawa dari Inhil beruang tersebut tiba di BKSDA Riau, Jumat, 30 Juli 2021 dinihari  dan langsung dibawa ke klinik,” jelas Suharto. 

Begitu tiba, tim di klinik satwa Balai Besar KSDA Riau langsung melakukan tindakan pemeriksaan fisik dan pemberian vitamin, oleh drh Danang dan paramedis untuk pemulihan kondisi satwa yang dilindungi tersebut. 

Dengan pemberian penanganan ini, semoga beruang madu segera pulih seperti sedia kala dan dapat dilepasliarkan ke habitatnya. ujar Hartono. (bpc2)