Berbahaya! Ini 6 Gangguan Kesehatan Akibat Over Dosis Tidur

Selasa, 16 November 2021 19:21
Berbahaya! Ini 6 Gangguan Kesehatan Akibat Over Dosis Tidur

BERTUAHPOS.COM – Tidur yang kebanyakan atau over dosis akan membuat tubuh mengalami sejumlah gangguan kesehatan. Saran dari para pakar, untuk orang dewasa maka sebaiknya tidur selama 6-8 jam per hari/malam. Itu berarti jika kurang atau lebih dari waktu normal, risiko gangguan kesehatan akan dialami.

Over dosis jam tidur umumnya dilakukan orang saat akhir pekan, di kala pekerjaan atau rutinitas sepekan yang padat membuat hari libur dilampiaskan untuk tidur seharian. Ternyata kebiasaan ini pun tak baik dan bisa memicu munculnya gangguan kesehatan.

Apa saja jenis gangguan kesehatan yang bisa Anda alami? Berikut ini di antaranya seperti dikutip dari situs Huffington Post:

Depresi
Seseorang dengan kebiasaan tidur terlalu banyak akan mengalami gejala depresi lebih besar ketimbang orang yang jam tidurnya normal. Ini berdasarkan sebuah studi pada tahun 2014 yang melakukan survei pada partisipan. Terlihat fakta bahwa tidur lebih dari 9 jam semalam membuat gejala depresi naik 49%.

Baca: Benarkah Kunyit Ampuh Mengobati Asam Lambung

Lemahnya fungsi otak
Ini berdasarkan studi pada partisipan berusia lanjut yang mengalami penurunan fungsi otak pada jangka 6 tahun setelahnya akibat tidur terlalu banyak.

Sulit hamil
Jam tidur yang terlalu banyak disebut oleh peneliti dari Korea, akan mempengaruhi produksi hormon dan siklus menstruasi sehingga memperkecil kemungkinan hamil pada wanita.

Risiko diabetes
Studi dari Quebec menemukan fakta bahwa risiko diabetes tipe dua lebih banyak dialami oleh mereka yang jam tidurnya lebih dari 8 jam per malam.

Berat badan bertambah
Bertambahnya berat badan juga salah satu dampak akibat dari terlalu banyak atau juga terlalu sedikit tidur. Hasil studi itu didapatkan oleh peneliti yang sama dari Quebec.

Sakit jantung
Tidur lebih dari waktu normal berisiko meningkatkan sakit jantung. Riset dari American College of Cardiology tahun 2012 tersebut mengatakan risiko angina (angin duduk) akan terjadi dua kali lebih banyak untuk orang yang lama tidur.

Jadi memang lebih baik mengikuti jadwal tidur yang normal saja, tak terlalu banyak dan tidak juga terlalu sedikit. (bpc3)

Berita Terkini

Kamis, 02 Desember 2021 19:23

2 Korban Dilaporkan Meninggal dalam Insiden Kebakaran Gedung Cyber 1

Dua korban meninggal adalah pengunjung gedung

Kamis, 02 Desember 2021 18:06

Al-Azhar Kecam Serbuan Israel di Mesjid Ibrahimi

Serangan itu merupakan tindakan terang-terangan terhadap kesucian Islam.

Kamis, 02 Desember 2021 17:24

Obat Alami Untuk Leher yang Kaku dan Tegang

Terlalu lama duduk di depan laptop, atau tidur dengan posisi yang salah bisa membuat leher terasa kaku dan sakit

Kamis, 02 Desember 2021 17:14

Matangkan Pembukaan S2 Manajemen Dakwah, FDK UIN Suska Riau Studi ke Fidkom UIN Syahid

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau) menggesa pembukaan program studi magister (S2).

Kamis, 02 Desember 2021 16:30

KS Tiga Naga Degradasi, CEO Klub Minta Pemain Bertahan

CEO KS Tiga Naga, Rudi Sinaga meminta pemainnya untuk tetap bertahan, walau musim depan mereka akan berlaga di Liga 3.

Kamis, 02 Desember 2021 16:20

Tips Cara Gampang Terhindar Dari Sakit Batu Ginjal

Tak ada siapa pun yang ingin terkena penyakit, apalagi jenis sakit yang menyerang organ vital dalam tubuh seperti batu ginjal.

Kamis, 02 Desember 2021 15:33

Persembahan Spesial Hotel Khas Pekanbaru, Minuman Laksamana Mengamuk

Hotel Khas Pekanbaru memiliki persembahan istimewa, minuman khas Melayu Riau, Laksamana Mengamuk.

Kamis, 02 Desember 2021 15:28

Matangkan Rencana Politik, 3 Syarat Maju Pilpres 2024 Menurut Ridwan Kamil

Ridwan Kamil—Gubernur Jawa Barat ungkap rencana politiknya dalam beberapa tahun ke depan.

Kamis, 02 Desember 2021 14:37

Di City, Pep Guardiola Kalahkan Rekor Sir Alex Ferguson

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memecahkan rekor kemenangan milik Sir Alex Ferguson di Manchester United (MU).

Kamis, 02 Desember 2021 13:10

Soal Kekosongan Jabatan Kadiskes, Syamsuar Pastikan Tak Ganggu Penanganan Covid-19

“Kami pastinya penanganan covid-19 akan tetap berjalan seperti biasanya.”