Mbak You yang Ramal Jokowi Lengser 2021, Akan Dipolisikan

Sabtu, 16 Januari 2021 08:30
Mbak You yang Ramal Jokowi Lengser 2021, Akan Dipolisikan
Paranormal Mbak You.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Peramal Mbak You yang meramal Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan lengser dari jabatannya pada 2021, kemungkinan akan dilaporkan ke polisi. 

Menurut Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid, ramalan Mbak You mengenai Presiden adalah tindakan yang provokatif dan penuh hasutan.

Advertisement

“Pernyataan itu jelas melanggar undang-undang, karena provokasi dan hasutan,” kata dia.

Muannas Alaidid mengatakan rencana pelaporan terhadap peramal Mbak You kemungkinan akan dilakukan hari ini, Sabtu, 16 Januari 2021.

Baca: Bikin Haru, Anak Balita Cacat Fisik Belajar Jalan, Masih Adakah yang Tak Bersyukur?

“Ada rencana, tunggu aja mungkin besok pagi (hari ini) lapor ke Polda Metro, rencana besok pagi (hari ini), nanti dikabarin,” kata Muannas seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat, 15 Januari 2021.

Pihaknya, saat ini masih dalam tahap mengumpulkan bukti untuk melaporkan Mbak You.

Pelaporan itu, kata dia, dilakukan karena pernyataan Mbak You dinilai mengandung provokasi dan hasutan.

Sebelumnya sebuah video berisi ramalan Mbak You beredar di media sosial. Dalam video itu, Mbak You meramalkan pada 2021 akan ada konflik dan kejahatan serta penjarahan.

“Penjarahan besar, politik memanas dan ada bahasa yang mungkin yang secara politik mungkin pergantian presiden. Sudah ada tanda dari daerah ke atas, sudah mulai memanas semuanya,” kata dia.

Pergantian Presiden itu, kata dia, akan dimulai dengan penjarahan.

“Memang akan ada pergantian tapi dimulai dengan adanya penjarahan, keributan. Hal yang akan diupayakan pemerintah untuk meredam memang bisa, tapi tidak maksimal dengan banyaknya pro dan kontra,” ucap dia. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 24 Februari 2021 22:31

Pesantren Didorong Cetak Pengusaha Kebun Sawit

“Jadi, pesantren tak hanya melahirkan para ulama tapi juga mencetak para santri entrepreneur.”

Rabu, 24 Februari 2021 21:31

Sekitar 1.000 Warga Myanmar di Malaysia Dideportasi, Dapat Kritik dari PBB dan AS

Deportasi warga Myanmar di Malaysia itu dilakukan beberapa minggu setelah kudeta

Rabu, 24 Februari 2021 20:30

Pejabat Diminta Respon Cepat Keluhan Masyarakat di ‘Riau Mendengar’

Masih ada beberapa pejabat terkait yang terkesan lambat memberikan respon.

Rabu, 24 Februari 2021 19:34

Biden dan Al-Kadhimi Capai Sepakat Atas Serangan Nuklir ke Irak

Komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon, pada Selasa kemarin.

Rabu, 24 Februari 2021 18:32

Syamsuar Sebut Ada Keragu-raguan Kepala Daerah Terhadap Perubahan Permendagri

Dalam situasi saat ini, di mana pelaksanaan kegiatan harus betul-betul selektif.

Rabu, 24 Februari 2021 17:30

Pansel PTP Sebut 2 ASN Tak Lulus Seleksi ADM dari Pemprov dan Kota Dumai

Dua peserta yang tak lulus seleksi lantaran syaratnya kurang.

Rabu, 24 Februari 2021 16:36

Jokowi: Sekolah Tatap Muka di Mulai Juli 2021

Pemerintah menerapkan belajar di rumah atau pembelajaran jarak jauh sejak Maret 2020.

Rabu, 24 Februari 2021 16:34

Dipersidangan Terungkap, Edy Prabowo Beli 8 Sepeda Seharga Ratusan Juta Rupiah

Satu unit sepeda harganya Rp14,8 juta.

Rabu, 24 Februari 2021 15:24

Tim Pokja Protes Kerja Kepala DLHK Riau, Dianggap Cederai Komitmen Syamsuar dalam PPS

Pesan Syamsuar terkait komitmen percepatan PS saling bersinergi, komunikasi dan transparansi.