Seri Pahlawan Islam: Hamzah ibn Abdul Muthalib, Sang Singa Allah

Minggu, 03 Januari 2021 18:57
Seri Pahlawan Islam: Hamzah ibn Abdul Muthalib, Sang Singa Allah

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tak ada yang bisa membela kaum muslimin yang masih lemah di Mekkah, kecuali Hamzah ibn Abdul Muthalib. Hamzah bahkan pernah memukul Abu Jahal karena mendengarnya mencemooh Nabi Muhammad SAW.

Hamzah adalah seorang petarung yang sangat hebat. Tak ada kaum muslim ataupun kaum kafir Quraisy yang tak mengenalnya. Dia adalah seorang pahlawan yang kehebatanya tiada dua saat itu.

Saat peperangan Uhud berkecamuk, Hamzah berperang dengan gagah berani. Dengan pedangnya, tak ada musuh tak tumbang. Bahkan, ketika berhadapan dengan kavaleri musuh yang menaiki kuda, Hamzah tak segan membabat kaki kuda tersebut dan menjatuhkan musuh yang diatasnya.

“Aku adalah singa Allah. Aku adalah putera Abdul Muthalib,” seru Hamzah sambil terus berperang.

BACA JUGA:  Pahlawan Islam: Hamzah ibn Abdul Muthalib, Sang Singa Allah

Baca: Belajar Menghadapi Ujian dari Nabi Ibrahim AS

Yang tak Hamzah sadari, ada seorang budak kulit hitam yang mengawasinya. Budak tersebut bernama Wahsyi bin Harb.

Tuannya, Jubair ibn Muth’aim telah berjanji, jika Wahsyi bisa membunuh Hamzah, maka dia merdeka, tak lagi menjadi budak.

Hanya dengan alasan itulah Wahsyi pergi ke medan perang, membunuh Hamzah dan menjadi merdeka. Wahsyi yakin bisa membunuh Hamzah, karena dirinya merupakan pelempar tombak yang handal.

Namun, di medan perang Uhud, Wahsyi menjadi ketakutan saat melihat Hamzah. Di persembunyiannya, Wahsyi menyaksikan kehebatan Hamzah yang dihitung sudah menjatuhkan 30 pasukan kafir Quraisy.

Wahsyi yakin, jika dirinya keluar dan melempar tombaknya, maka Hamzah bisa melihatnya, dan pasti dia akan terbunuh.

BACA JUGA:  Pahlawan Islam: Hamzah ibn Abdul Muthalib, Sang Singa Allah

Tak lama, ada seorang kafir Quraisy bernama Siba’ ibn Abdil Uzza yang menyerang Hamzah. Namun, Siba’ segera tersungkur karena pedang Hamzah. 31 orang kafir Quraisy kini telah menjadi tumbang ditangan Hamzah.

Wahsyi semakin ketakutan. Namun, dia juga tak mau kembali ke Makkah sebagai budak. Rasa ingin merdeka dari budak menguatkannya untuk meneruskan niat membunuh Hamzah.

Di suatu ketika, Hamzah yang sedang bertarung terjatuh, dan punggungnya mengenai tanah. Saat itulah, baju besinya tersingkap ke atas, dan membuat bagian perutnya tak terlindungi.

Wahsyi segera memusatkan perhatiannya, dan saat yang tepat, dia melemparkan tombak ke perut Hamzah. Tombak tersebut tepat mengenai perut Hamzah.

BACA JUGA:  Pahlawan Islam: Hamzah ibn Abdul Muthalib, Sang Singa Allah

Hamzah melihat sekelilingnya, dan melihat ada seorang budak kulit hitam mendekatinya. Hamzah berusaha mendekati budak tersebut dan berusaha menyerangnya, namun luka di perutnya membuatnya terjatuh.

Akhirnya, Hamzah gugur dan mendapatkan mati syahid. Gugurlah seorang pahlawan Islam, yang selalu membela Rasulullah SAW. (bpc2)

Disadur dari buku Abdul Hamid Jaudah al-Sahhar, dengan judul: Perang Uhud, Kisah Pertempuran Sarat Pelajaran Hidup yang Tak Terlupakan, Terbitan Qalam, Jakarta.

Berita Terkini

Minggu, 01 Agustus 2021 20:08

10 Ciri – Ciri Pinjol Ilegal Versi OJK

Ciri – ciri Pinjol Ilegal

Minggu, 01 Agustus 2021 19:32

BMKG: Potensi Hujan Merata di Riau Malam Ini

Cuaca Riau

Minggu, 01 Agustus 2021 16:30

Varian Delta Sebabkan Kasus Corona Dunia Naik Hingga 80%

Covid-19 Dunia

Minggu, 01 Agustus 2021 15:05

Karhutla di Dumai dan Kuala Cenaku Masih Belum Padam

Karhutla Riau

Minggu, 01 Agustus 2021 14:39

Ginting: Saya Tak Punya Waktu Memikirkan Kekalahan Ini

Olimpiade 2020

Minggu, 01 Agustus 2021 13:31

Saat Amerika dan Aceh Berperang

Aceh

Minggu, 01 Agustus 2021 13:18

Polisi Sebut Sudah Terima Laporan Terkait Kasus  BRI Life

BRI Life

Minggu, 01 Agustus 2021 11:48

Perselisihan Rusia dengan Facebook Kian Meluas

Rusia, WhatsApp, Facebook