Seri Pahlawan Islam: Hamzah ibn Abdul Muthalib, Sang Singa Allah

Jumat, 28 Februari 2020 09:57
Seri Pahlawan Islam: Hamzah ibn Abdul Muthalib, Sang Singa Allah

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tak ada yang bisa membela kaum muslimin yang masih lemah di Mekkah, kecuali Hamzah ibn Abdul Muthalib. Hamzah bahkan pernah memukul Abu Jahal karena mendengarnya mencemooh Nabi Muhammad SAW.

Hamzah adalah seorang petarung yang sangat hebat. Tak ada kaum muslim ataupun kaum kafir Quraisy yang tak mengenalnya. Dia adalah seorang pahlawan yang kehebatanya tiada dua saat itu.

Advertisement

Saat peperangan Uhud berkecamuk, Hamzah berperang dengan gagah berani. Dengan pedangnya, tak ada musuh tak tumbang. Bahkan, ketika berhadapan dengan kavaleri musuh yang menaiki kuda, Hamzah tak segan membabat kaki kuda tersebut dan menjatuhkan musuh yang diatasnya.

“Aku adalah singa Allah. Aku adalah putera Abdul Muthalib,” seru Hamzah sambil terus berperang.

Baca: Jadwal Imsak Hari Ini, 19 Mei 2020 untuk Wilayah Pekanbaru dan Sekitarnya

Yang tak Hamzah sadari, ada seorang budak kulit hitam yang mengawasinya. Budak tersebut bernama Wahsyi bin Harb.

Tuannya, Jubair ibn Muth’aim telah berjanji, jika Wahsyi bisa membunuh Hamzah, maka dia merdeka, tak lagi menjadi budak.

Hanya dengan alasan itulah Wahsyi pergi ke medan perang, membunuh Hamzah dan menjadi merdeka. Wahsyi yakin bisa membunuh Hamzah, karena dirinya merupakan pelempar tombak yang handal.

Namun, di medan perang Uhud, Wahsyi menjadi ketakutan saat melihat Hamzah. Di persembunyiannya, Wahsyi menyaksikan kehebatan Hamzah yang dihitung sudah menjatuhkan 30 pasukan kafir Quraisy.

Wahsyi yakin, jika dirinya keluar dan melempar tombaknya, maka Hamzah bisa melihatnya, dan pasti dia akan terbunuh.

Tak lama, ada seorang kafir Quraisy bernama Siba’ ibn Abdil Uzza yang menyerang Hamzah. Namun, Siba’ segera tersungkur karena pedang Hamzah. 31 orang kafir Quraisy kini telah menjadi tumbang ditangan Hamzah.

Wahsyi semakin ketakutan. Namun, dia juga tak mau kembali ke Makkah sebagai budak. Rasa ingin merdeka dari budak menguatkannya untuk meneruskan niat membunuh Hamzah.

Di suatu ketika, Hamzah yang sedang bertarung terjatuh, dan punggungnya mengenai tanah. Saat itulah, baju besinya tersingkap ke atas, dan membuat bagian perutnya tak terlindungi.

Wahsyi segera memusatkan perhatiannya, dan saat yang tepat, dia melemparkan tombak ke perut Hamzah. Tombak tersebut tepat mengenai perut Hamzah.

Hamzah melihat sekelilingnya, dan melihat ada seorang budak kulit hitam mendekatinya. Hamzah berusaha mendekati budak tersebut dan berusaha menyerangnya, namun luka di perutnya membuatnya terjatuh.

Akhirnya, Hamzah gugur dan mendapatkan mati syahid. Gugurlah seorang pahlawan Islam, yang selalu membela Rasulullah SAW. (bpc2)

Disadur dari buku Abdul Hamid Jaudah al-Sahhar, dengan judul: Perang Uhud, Kisah Pertempuran Sarat Pelajaran Hidup yang Tak Terlupakan, Terbitan Qalam, Jakarta.

Berita Terkini

Jumat, 04 Desember 2020 11:15

Proyeksi Nasib Harga CPO di Awal 2021, Adakah Kabar Gembira?

#hargasawit hargacpo #cpo2021 #sawit2021

Jumat, 04 Desember 2020 10:30

Siapkan Kompetensi Anda, PT Riau Petroleum Segera Buka Pendaftaran Calon Direksi dan Komisaris

#direksi #riaupetroleum #bumd #komisaris

Jumat, 04 Desember 2020 10:17

Begini Nasib Anggota Polisi yang Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq

#hbs #rizieq #habibrizieq #polisi #penggal

Jumat, 04 Desember 2020 09:30

Pemprov dan Pemda Riau Didesak Segera Daftarkan Aset dan Tanah ke BPN

#aset #tanah #pemprov #riau #bpn

Jumat, 04 Desember 2020 09:03

Kapolda Riau Tegaskan Jajarannya Harus Netral

#PILKADA

Jumat, 04 Desember 2020 08:01

Saat Konflik Aceh Berakhir, Korban 15 Ribu Jiwa

#ACEH