• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hati-Hati dengan Munafik

Romi J. by Romi J.
4 Juni 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Umat Islam selalu diingatkan agar menjauhi sifat munafik. Bahkan, Rasulullah SAW semasa hidupnya selalu berdoa agar dijauhkan dari sifat munafik.

Orang munafik sangat susah dikenali. Mereka akan salat layaknya orang lain. Mereka juga rajin beribadah. Sikapnyajuga seolah sangat mencintai Islam.

“Orang-orang munafik ini memang berlaku seolah sangat mencintai Islam. Namun, dalam hatinya tidak ingin Islam jaya,” kata Ustaz Zulhendri Rais dalam khutbah jumatnya di Masjid Daarul Abrar, Pekanbaru.

Semasa Rasulullah hidup, ada seorang munafik. Kepada Rasulullah, si munafik ini berlaku seolah sangat mencintai Rasulullah dan Islam. Dia juga memohon kepada Rasul agar diperbolehkan ikut berperang.

Rasul sebenarnya sudah curiga, namun tidak menjatuhkan vonisnya begitu saja. Maka, Rasul meminta Khalid bin Walid agar mengawasi orang tersebut.

Dalam perang, kecurigaan Rasulullah terbukti. Bukannya membantu memerangi musuh, si munafik ini malah menyerang pasukan Islam. Maka, dipenggallah kepalanya oleh Khalid bin Walid.

“Hati-hatilah, jika di zaman Rasul saja sudah ada orang munafik, apalagi zaman sekarang. Mereka akan bertindak seolah mencintai Islam, namun mereka sebenarnya ingin menghancurkan Islam,” pesan Ustaz Zulhendri Rais.

Ustaz Zulhendri Rais juga berpesan agar umat Islam jangan sampai ada sifat munafik dalam dirinya. Dia menegaskan ganjaran orang munafik adalah di dasar api neraka, sebagaimana firman Allah:

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun dari mereka,” (QS: An-Nissa 145). (bpc2)

Artikel ini adalah isi khutbah jumat di Masjid Daarul Abrar, Pekanbaru, Jumat 7 Desember 2018

Tags: hati-hatimunafik
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Hati-Hati dengan Pujian

...

Read moreDetails

Hati-hati Munafik dalam Beribadah kepada Allah

Hati-hati dengan Penyakit Bodoh Nan Sombong

Hati-hati Munafik Beribadah Kepada Allah

Segumpal daging

Hati-hati dengan Segumpal Daging

Hati-hati dengan Penyakit Bodoh Nan Sombong

Next Post

Tingkatkan Higienitas, Pesonna hotel Pekanbaru Lakukan Treatment Khusus Diseluruh Area Hotel

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.