Cara ‘Ngopi’ Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Jumat, 19 Februari 2021 13:38
Cara ‘Ngopi’ Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Saat ini menghirup kopi panas saat nongkrong merupakan tren kekinian. Sering kita lakukan mungkin, saat ngopi atau menikmati secangkir kopi yang panas dilakukan dengan cara meniup agar bisa diseruput. Padahal, meniup minuman yang panas atau bernafas di dalam gelas merupakan salah satu hal yang dilarang oleh Rasulullah SAW. Begitulah cara Rasulullah saat hendak meminum air panas.

“Jika kalian minum, maka janganlah mengambil napas dalam air minumnya,” bunyi sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Advertisement

Ihwal adab minum dalam suatu riwayat diceritakan bagaimana salah seorang sahabat nabi yang mendengar larangan Rasulullah bernafas di dalam gelar. Pertanyaan itu dilontarkan oleh Khalifah Marwan bin Hakam kepada Abu Said al-Khudry. 

Anas bin Malik RA juga menceritakan pernah melihat Rasulullah mengambil nafas sebanyak tiga kali di luar gelas, kemudian barulah beliau meminum air tersebut. Anas kemudian menanyakan, “Kenapa Rasulullah melakukan hal demikian?”

Baca: Mesjid Berusia 1.300 Tahun Dihancurkan, Yaman Berteriak ‘Itu Sebuah Kejahatan’

Rasulullah kemudian menjawab, karena yang dilakukannya itu jauh lebih segar, lebih enak, dan lebih nikmat. 

Rasulullah juga mengatakan, jika memang di antara umatnya ada yang terpaksa harus bernafas maka dianjurkan supaya mengangkat gelas itu terlebih dahulu dan menjauhkannya dari mulut. 

Setelah itu, Rasulullah juga menganjurkan supaya menutup gelas tersebut untuk menghindari jatuhnya segala macam penyakit masuk ke dalam gelas.

Selain melarang meniup atau bernapas di dalam gelas, Rasulullah juga melarang meminum air langsung dari teko atau tempat air minum. 

Karena, meminum dengan cara seperti itu dapat membuat orang tersebut terengah-engah bernapas di dalam wadah air, dan juga tidak bisa mengatur seberapa banyak air itu masuk ke dalam mulut.

Janganlah kalian minum pada satu bejana dengan satu kali teguk, sebagaimana minumnya keledai. Namun minum lah dalam dua teguk-dua teguk, atau tiga teguk-tiga teguk. Sebutlah nama Allah ketika kalian hendak minum, dan ucapkan lah Alhamdulillah ketika lepas dahaga kalian. (HR Bukhari).

Nabi dalam kesehariannya telah memberi contoh bagaimana adab yang baik saat minum. Selain melarang untuk meniup dan bernafas di dalam gelas, Rasulullah juga menganjurkan minum sambil duduk.

Suatu hari, Anas dan Qatadah menemui Rasulullah. Keduanya pun bertanya kepada beliau: 

Bolehkah minum sambil berdiri? Menjawab: Janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian minum sambil berdiri, barang siapa lupa hendaklah dia memuntahkannya. (HR Muslim).

Mengapa Rasulullah melarang hal demikian? Tentu saja ada manfaat di baliknya dan hal itu bisa memberikan kemanfaatan juga pada tubuh manusia. Jika minum sambil berdiri maka air akan masuk ke tubuh tanpa ada proses penyaringan terlebih dahulu. 

Tapi, saat minum dengan duduk, air akan disaring terlebih dahulu kemudian dialirkan pada pos-pos penyaringan sebelum masuk ke ginjal. (bpc2)

Berita Terkini

Sabtu, 27 Februari 2021 07:38

Saat Konflik Indonesia-Belanda Masuk PBB

Tertanggal 1 Agustus 1947, Dewan Keamanan (DK) PBB mengeluarkan resolusi nomor 27

Sabtu, 27 Februari 2021 05:00

Catatan Sejarah 27 Februari: Gempa 8,8 SR Guncang Chile, 525 Meninggal Dunia

peringatan tsunami diberikan kepada negara-negara Pasifik.

Jumat, 26 Februari 2021 20:31

OJK Pastikan Kinerja Perbankan di Riau Terkendali di Tengah Efek Perlambatan Ekonomi

Dampak pandemi Covid-19 mengakibatkan meningkatnya risiko kredit.

Jumat, 26 Februari 2021 19:30

Manfaatkan Tol untuk Stimulus UMKM, Dumai Berusaha Bangkit dari ‘Keterpurukan Ekonomi’ 

Dumai sudah diuntungkan dengan hadirnya tol. UMKM bisa didorong untuk tumbuh.

Jumat, 26 Februari 2021 18:37

Ini Penjelasan Lengkap Aturan Baru Vaksin Mandiri

Peremnkes Nomor 10 rahun 2021.

Jumat, 26 Februari 2021 17:25

Kajati Riau Lantik Lima Kajari dan Dua Koordinator

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-128/C/02/2021.

Jumat, 26 Februari 2021 16:55

Waspada, Ini Tanda-Tanda Keberadaan Buaya Muara

Di Riau sendiri, ada banyak laporan masyarakat yang menjadi korban buaya muara

Jumat, 26 Februari 2021 16:38

Vaksin Mandiri ‘Cederai’ Prinsip Kesetaraan, Petisi pun Digalang

Vaksin mandiri telah melanggar prinsip kesetaraan.

Jumat, 26 Februari 2021 15:30

realme Narzo 30 Diluncurkan Maret dengan Kekuatan Baterai Jumbo

realime Nazro 30 akan diluncurkan pada 3 Maret 2021.

Jumat, 26 Februari 2021 15:01

Soal Karhutla, M Adil: Pulang, Langsung Rapat

dia akan segera menggelar rapat dengan Forkompimda di Meranti terkait karhutla