Tse Chi Lop Pimpinan Sindikat Norkoba di Asia, Burona Paling Dicari di Dunia Tertangkap di Belanda

Minggu, 24 Januari 2021 10:22
Tse Chi Lop Pimpinan Sindikat Norkoba di Asia, Burona Paling Dicari di Dunia Tertangkap di Belanda

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pimpinan sindikat narkoba Asia yang masuk daftar buroanan paling dicari di dunia, Tse Chi Lop di tangkap oleh kepolisian Belanda.

Tse Chi Lop merupakan keturunan China yang lahir di Kanada. Dia ditahan pada Jumat, 22 Januari 2021 oleh kepolisian Belanda atas permintaan kepolisian Australia.

Advertisement

Menurut laporan Reuters, Kepolisian Australia melakukan investigasi dan menemukan fakta bahwa Tse Chi Lop menguasi perdagangan narkoba hingga US$70 miliar untuk kawasan ASia Pasifik.

Juru Bicara Kepolisian Belanda Thomas Aling mengatakan Tse akan diekstradisi ke Australia setelah mendapat persetujuan dari hakim. Aling mengatakan penangkapan dan penahahan dilakukan tanpa insiden apapun di bandara Schipol, Amsterdam.

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 17 Januari: Penandatanganan Perjanjian Renville

Baca: Catatan Sejarah 22 September: Perang Irak-Iran Dimulai

“Dia ada dalam daftar paling dicari, dan dia telah ditahan berdasarkan informasi intelijen yang kami terima,” ujar Aling.

Dia tak memaparkan lebih lanjut dan mendetail tentang Tse Chi Lop. Belum juga diketahui pengacara Tse Chi Lop untuk mendapatkan pernyataannya.

Tse, yang sebelumnya diketahui tinggal di Kanada lalu pindah ke Makau, Hong Kong, hingga Taiwan dalam beberapa tahun terakhir.

“Tse Chi Lop ini sebanding dengan El Chapo atau mungkin Pablo Escobar,” ujar perwakilan Asia Tenggara dan Pasifik untuk organisasi kejahatan narkoba PBB (UNODC), Jeremy Douglas kepada Reuters pada 2019 silam.

Reuters melansir sindikat ini menjalankan bisnis narkoba yang mana anggotanya dikenal dengan julukan The Company. Penegak hukum menyebut sindikat itu dengan sebutan Sam Gor atau saudara nomor tiga dalam bahasa Kanton.

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 11 Juni: Belanda Menghapus Kerajaan di Seluruh Kalimantan

Kepolisian Australia menyatakan kelompok ini terhubung atau terlibat langsung setidaknya dengan 13 kasus perdagangan narkoba global sejak Januari 2015. (bpc2)

Berita Terkini

Selasa, 02 Maret 2021 17:25

Peresmian Air Panas Sungai Pinang  Diundur

Rencana peresmian akan dijadwalkan kembali.

Selasa, 02 Maret 2021 15:32

Pembakaran Sampah, Lahan 2,500 Meter Persegi Terbakar di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru

“Untuk penyebab kebakaran diduga akibat pembakaran sampah”

Selasa, 02 Maret 2021 15:30

Pemkab Harus Cari Solusi Tepat Soal PETI, Supaya ‘Jangan Asal Tangkap Saja’

“Pemilik modal juga harus ditindak. Jangan pekerja saja.”

Selasa, 02 Maret 2021 14:18

Video: Pernyataan Jokowi Soal PP Investasi Miras Dicabut

Investasi minuman beralkohol (miras) dicabut atas masukan Ormas.

Selasa, 02 Maret 2021 13:40

Video: Suasana Vaksinasi Tahap 2 di Pekanbaru

Vakisinasi tahap kedua yang dilaksanakan pada Senin, 1 Maret 2021, menyasar 2000 tenaga publik.

Selasa, 02 Maret 2021 13:21

Jokowi Cabut Investasi Miras, Diklaim Setelah Terima Masukan Para Ulama dan Ormas Islam

“Setelah menerima masukan dari ulama MUI, NU, Muhamadiyah dan ormas lainnya.”

Selasa, 02 Maret 2021 13:01

Asap Mulai Selimuti Riau, Warga: Covid Belum Pergi, Asap Sudah Datang

Kabut asap terpantau sudah mulai menyelimuti Riau pada hari ini, Selasa 2 Maret 2021

Selasa, 02 Maret 2021 11:51

Siang Ini 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Mendarat di Soetta

Sejauh ini belum ada informasi resmi dari KPCPEN mengenai berapa jumlah dosis vaksin.

Selasa, 02 Maret 2021 11:30

Unggah Foto Jokowi Bersama Cucu, Ibu Korban Semanggi I Teringat Kebahagian Bersama Sang Anak

Anaknya ditembak aparat di halaman kampus Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Selasa, 02 Maret 2021 11:21

Fokus Pemadaman Karhutla Diarahkan ke Rohil dan Bengkalis

Intensitas titik api di kedua daerah itu sangat tinggi.