• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pisahkan Perang Suku di Papua, Satu Anggota TNI Kena Panah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
25 September 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PAPUA – Satu anggota TNI dari Yonif Raider 751, Pratu Syahrir terkena panah di bagian pundak. Pratu Syahrir terkena panah saat memisahkan perang antar suku di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Selasa 24 September 2019 kemarin.

Perang suku ini sendiri dipicu penghadangan kubu KW oleh kubu BT,  Senin 23 September 2019. Akibat penghadangan tersebut, KW terkena panah di bagian perut.

Kemudian, keesokan harinya, Selasa 24 September, BT ditemukan meninggal dunia dirumahnya. Penyebabnya adalah karena terkena anak panah dari pelaku yang belum diketahui.

“Kematian BT memicu kemarahan dari keluarganya. Maka pada pukul 15.00 WIT, 200 massa kubu BT bergerak dari Kampung Puncak Senyum menuju Kampung Pagaleme, tempat kubu KW. Mereka membawa senjata seperti panah,” terang Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol CPL Eko Daryanto, dikutip dari Republika, Rabu 25 September 2019.

Akibatnya, perang antar suku pun tak terelakan. Masyarakat terlibat saling panah. Aparat dari Polres Puncak Jaya dan Yonif Raider 751 berusaha menghalangi dan memisahkan perang suku ini. Tembakan peringatan ke udara pun sempat dilepaskan.

“Perang berhasil dihentikan pukul 16.00 WIB. Namun, satu anggota TNI atas nama Pratu Syahrir, satu personel Brimob atas nama Brigpol Sahar, dan tiga masyarakat terluka akibat anak panah,” lanjut Eko.

Aparat yang terluka kemudian dievakuasi ke Jayapura. Sementara, pemerintah daerah setempat berusaha memediasi masyarakat untuk saling menahan diri. (bpc2)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post

Polisi Duga ada Pihak Dompleng Aksi Mahasiswa

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.