• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Australia Ikut Kecam China Soal ‘Laut China Selatan’

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Juli 2020
laut china selatan, kapal perang as

Ilustrasi: KAPAL tempur USS Montgomery (LCS 8) melakukan operasi rutin di dekat wilayah Capella Barat, Laut China Selatan pada 7 Mei 2020. Foto: US Navy via Bussines Insider

110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Australia mengambil peran dan bersikap terhadap persoalan di Laut China Selatan. Negara Kangguru Ini mengecam Pemerintah China, dengan pernyataan, ‘China tak memiliki dasar hukum untuk aneksasi teritorial dan maritim di wilayah tersebut.’

Dengan begitu, Australia juga menolak klaim China atas ‘hak bersejarah’ yang menjadi pijakan negara itu untuk ‘menguasai’ sektor maritim.

“Australia menolak klaim China atas ‘hak bersejarah’ atau ‘hak dan kepentingan maritim’ sebagaimana ditetapkan dalam ‘praktik sejarah panjang’ di Laut Cina Selatan,” tulis The Guardian mengutip deklarasi Australia di PBB, diberitakan Sabtu, 25 Juli 2020.

CNBC Indonesia, menuliskan, bahwa Autralia menegaskan bahwa Pengadilan Arbitrase Laut China Selatan 2016 pun menyebutkan klaim-klaim ini tidak sejalan dengan UNCLOS (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut). Intinya, klaim China sama sekali tidak valid.

“Australia menolak segara klaim atas perairan internal, laut teritorial, zona ekonomi eksulif (ZEE) dan landas kontinen (China).”

Persoalan ini mencuat menjadi masalah intenasional setelah China mengklaim 80% wilayah Laut China Selatan, adalah milik mereka. Klaim ini didasari berdasar konsep ‘Sembilan Garis Imajiner (Nine Dash Line)’ dalam peta yang diterbitkan Pemerintah Kuomintang pada 1947.

Akibat klaim itu, Vietnam membatalkan kontrak pengeboran migas dan harus membayar kompensasi US$ 1 miliar kepada 2 perusahaan minyak internasional. Perusahaan minyak Malaysia Petronas juga dikabarkan dibuntuti kapal China awal 2020 lalu. Filipina juga melaporkan menenggelaman kapal nelayannya di area yang di klaim China.

Sementara itu, 2 menteri Australia juga dikabarkan akan bertolak ke AS. Sebagaimana diketahui posisi AS senada dengan Australia yakni menentang China. AS, Australia, Jepang, India dan Filipina juga dikabarkan melakukan latihan bersama guna menolak aksi klaim China. Pekan ini India dan AS bersiaga di Laut Andaman, dekat Selat Malaka. (bpc2)

Tags: AustraliachinaInternasionalLaut China Selatan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif
Ekonomi

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif

...

Read moreDetails
Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Next Post
BKSDA Provinsi Riau

Tim Gabungan Amankan 45 Jerat dan Kandang Perangkap Landak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.