• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Saatnya Kerja Cerdas, Cara ‘Kaya’ Zaman Dulu vs Zaman Sekarang, Kamu yang Mana?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 Mei 2024
Kerja Cerdas

Ilustrasi, net

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Bicara soal pekerjaan memang tak ada habisnya. Maka tak jarang ada orang yang bahkan mengabaikan masa pensiunnya untuk menikmati hari tua, karena sibuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Makanya perlu kerja cerdas.

Di era digitalisasi, pergeseran pola kerja sebenarnya terlihat dengan sangat jelas. Pola kerja orang zaman dulu cenderung mengedepankan ‘kerja keras’ dan sedikit ‘kerja cerdas’. Namun kini, posisi itu terbaik. Sadar atau tidak sadar secara umum kita telah melakukannya.

Namun perlu disadari bahwa pola kerja ini juga bukan sebuah jaminan bagi seorang pekerja untuk menjadi kaya. Meski banyak orang ingin menjadi kaya, tapi cara yang dilakukan berbeda-beda. Dan ini sangat menentukan hasilnya. Coba kita perhatikan perbandingan dasar terhadap pola kerja zaman dulu dengan zaman sekarang, pada tujuan menambah pemasukan, seperti yang ditampilkan dalam info grafis di akun Instagram @reis_investment:

Pola Kerja Zaman Dulu 

Untuk mendapatkan pemasukan lebih cenderung seseorang, atau karyawan melakukan perpanjangan waktu kerja alias lembur. Sistem ini memang masih berlakukan sampai sekarang, terutama di perusahaan-perusahaan.

Kemudian, betah di satu perusahaan berharap dapat promosi jabatan. Orang-orang yang sudah lama bekerja dalam satu perusahaan biasanya memang akan lebih diprioritaskan untuk mendapatkan promosi, tentu saja harapan besarnya gaji juga naik.

Berharap pada bonus dan komisi. Padahal kondisi ini umum dilakukan perusahaan jika prospek penjualan baik. Itupun kalau si yang punya perusahaan berbaik hati untuk memberikan bonus. Sedangkan tunjangan biasanya akan mengikut pada posisi jabatan.

Pola Keja Zaman Sekarang

Investasi aset tradisional. Generasi milenial sudah sangat familiar dengan obligasi, saham, Reksadana dan instrumen investasi lainnya. Peluang ini akan dimanfaatkan sedemikan rupa agar mereka bisa mendapatkan tambahan pemasukan untuk tujuan tertentu.

Membangun aset digital. Seseorang perlu mempunyai rekam jejak yang baik di dunia digital. Hal ini terkadang tak jarang dimanfaatkan untuk menambah pemasukan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membangun aset digital. Hal ini tentu saja untuk menambah atau memperbaiki fortopolio pribadi agar punya nilai jula yang baik.

Investasi ke diri sendiri. Cara ini dianggap ampuh untuk menambah pemasukan seseorang dalam dunia kerja di era digital. Investasi ke diri sendiri ini, sebenarnya sangat penting dilakukan agar seseorang bisa bekerja cerdas. Caranya bagaimana? Ikut seminar, aktif di komunitas, membaca buku, keluar dari zona nyaman, evaluasi kemampuan dan lain sebagainya.

Jika dilihat memang terdapat perbedaan yang sangat mendasar terhadap pola kerja seseorang untuk menambah pemasukan. Jangan salah, zaman sekarangpun masih ada orang yang bekerja seperti zaman tradisional. Sekarang sudah bisa sendiri, kamu termasuk pada bagian yang mana. (bpc2)

Kerja cerdas
Grafis: Instagram @reis_investment

 

Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Keunggulan Frameless Panoramic Roof Pada Mitsubishi New XForce
Otomotif

Inilah Keunggulan Frameless Panoramic Roof Pada Mitsubishi New XForce

...

Read moreDetails

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Next Post
Film tentang bisnis

Berikut 5 Film Tentang Bisnis Terbaik Sepanjang Masa, Cocok untuk Kamu yang Termotivasi untuk Jadi Kaya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.