• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Minyak Mencapai Level Tertinggi dalam 2 Bulan Terakhir

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 Juli 2024
Pertumbuhan Ekonomi Riau Tanpa Migas 3,82%, Melambat dari Tahun Lalu

Foto: Pixabay

122
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Bloomberg melaporkan bahwa harga minyak mentah mengalami kenaikan dan diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 2 bulan terakhir.

Kenaikan ini didorong oleh tanda-tanda penurunan signifikan dalam persediaan minyak mentah di Amerika Serikat.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) naik di atas US$83 per barel setelah mengalami penurunan moderat pada hari Selasa. Sementara itu, minyak Brent ditutup di atas US$86 per barel.

American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa persediaan minyak mentah menyusut 9,2 juta barel minggu lalu, menurut sumber yang mengetahui data tersebut.

Jika angka ini dikonfirmasi dalam laporan resmi yang akan dirilis pada Rabu, 3 Juli 2024, maka ini akan menjadi penurunan terbesar dalam jumlah barel sejak Januari tahun ini.

Secara keseluruhan, harga minyak mentah tetap jauh lebih tinggi pada tahun ini. Kontrak berjangka minyak didukung oleh sentimen “risk-on” yang lebih luas di pasar ekuitas, di mana indeks acuan AS S&P 500 mencapai rekor demi rekor.

Kekhawatiran terhadap potensi musim badai yang aktif juga turut mendukung kenaikan harga. Pasar opsi mencerminkan optimisme tersebut, dengan opsi beli (call option) sekali lagi memiliki premi yang langka dibandingkan dengan opsi jual (put option).***

Tags: Amerika serikatharga minyakmigasminyak mentah
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia
Ekonomi

Harga Minyak dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Tekan Emas Dunia

...

Read moreDetails
Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026

Harga Emas Dunia Melemah, Skenario Bullish Masih Terbuka

Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar

Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar

Kisah Sindikat Malone Lam Pencuri Bitcoin Senilai USD245 juta, Siapa Dia?

Kisah Sindikat Malone Lam Pencuri Bitcoin Senilai USD245 juta, Siapa Dia?

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.748 per Dolar AS, Tertekan Sinyal Hawkish The Fed

Next Post

Pemprov Riau Bakal Punya Hotel Bintang 3 di Jakarta, Ini Progresnya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.