Catatan Sejarah 23 Januari: Penyerangan Westerling di Bandung

Sabtu, 23 Januari 2021 05:00
Catatan Sejarah 23 Januari: Penyerangan Westerling di Bandung

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Westerling dikenal sebagai salah satu serdadu terkejam Belanda yang pernah ditugaskan di Indonesia. Seperti peristiwa penyerangan Bandung oleh Westerling pada 23 Januari 1950.

Kondisi damai kota hari itu tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan 500 pasukan KNIL dan juga desersi dari Korps Speciale Troepen (KST). Mereka menyerbu kota, dan membunuh setiap anggota TNI yang mereka temukan. Penyerangan ini dimulai pada pukul 04.30 WIB.

Advertisement

Para pasukan TNI, bernama APRIS pada waktu itu, yang tengah menuju pos masing-masing dibunuh dengan kejam. Pos-pos polisi juga menjadi sasaran.

Di salah satu sudut kota, pasukan Westerling ini menemukan satu perwira APRIS dan dua pengawalnya. Tanpa ampun, perwira malang dan pengawalnya tersebut langsung dibunuh.

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 23 Maret: Bandung Lautan Api

Baca: Catatan Sejarah 2 Oktober: Salahuddin al-Ayyubi Berhasil Rebut Kembali Yerusalem

Begitu juga ketika seorang prajurit APRIS yang tengah mengendarai jeep. Prajurit tersebut disuruh turun dari jeepnya, dan ditembak di kepala.

Setelah menguasai jalanan, pasukan Westerling kemudian bergerak menuju Markas Divisi Siliwangi. Petugas piket yang berjumlah 15 orang yang dipimpin Letkol Sutoko memberikan perlawanan sengit. Dari 15 orang, hanya tiga perwira yang selamat.

Dilansir dari liputan6.com, aksi pembantaian Westerling ini menewaskan 79 orang. Penduduk sipil berjumlah 18 orang, selebihnya merupakan prajurit APRIS. Peristiwa ini dikenal sebagai pemberontak Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). (bpc4)

Berita Terkini

Senin, 01 Maret 2021 20:45

Cari Biaya? Matangkan Rencana

Opini

Senin, 01 Maret 2021 20:31

Soal Rencana Penerbitan Uang Digital, BI Masih Asesmen untuk Melihat Potensi

Asesmen dilakukan untuk melihat sejauh mana potensi CBDC.

Senin, 01 Maret 2021 19:39

FUI Riau: Miras Pangkal Segala Kejahatan

Miras adalah pangkal kejahatan lain, seperti narkoba, perampokan, pemerkosaan, pembunuhan

Senin, 01 Maret 2021 19:37

Iran Bantah Tuduhan Israel Soal Ledakan Kapal Kargo

Israel menuding Taheran dalang di balik ledakan kapal kargo di Teluk Oman pada pekan lalu.

Senin, 01 Maret 2021 18:00

Ada Oknum Bentuk Kepengurusan Baru, Ketua Gapensus Aktif Angkat Bicara

Jika tidak ada iktikad baik, maka akan di non aktifkan sebagai anggota Gapensus.

Senin, 01 Maret 2021 17:35

Pemprov Riau Klaim Ikut Andil dalam Upaya Penanganan Sampah di Pekanbaru

Pemerintah Provinsi Riau sifatnya hanya fasilitator untuk membantu penanganan sampah di Pekanbaru.

Senin, 01 Maret 2021 16:39

Dumai Difokuskan Sebagai Setra Jasa Penunjang Peternakan di Riau

Dijadikan sentra untuk jasa penunjang pengembangan peternakan di Riau, Dumai dianggap begitu strategis.

Senin, 01 Maret 2021 16:32

Soal Penempatan Direksi PIR dan SPR, Syamsuar: Kalau Tak Bagus Kita Ganti Lagi

“Kalau mereka bekerja tak sesuai target, kita ganti lagi.”

Senin, 01 Maret 2021 16:17

Berpotensi Rugikan Masyarakat, Satgas Waspada Investasi Hentikan TikTok Cash dan Snack Video

Satgas Waspada Investasi meminta kepada TikTok Cash dan Snack Video untuk menghentikan penawaran pemberian uang.

Senin, 01 Maret 2021 15:09

MUI Riau: Apapun Alasannya, Investasi Miras Tetap Haram

miras adalah pangkal kejahatan lain, seperti narkoba, perampokan, pemerkosaan, pembunuhan