• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 22 Mei: Kerusuhan Hasil Pilpres 2019

Romi J. by Romi J.
22 Mei 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Massa yang tidak puas dengan hasil Pilpres 2019 berkumpul di depan Bawaslu RI, 21 Mei 2019, dengan tuntutan mengungkap kecurangan dalam Pemilu. Aksi massa ini berlangsung hingga malam, sampai massa melaksanakan salat taraweh.

Usai salat taraweh, massa yang melakukan aksinya kemudian membubarkan diri. Namun, menjelang tengah malam, datang lagi sekelompok massa dan kemudian melakukan aksi di depan Bawaslu RI.

Polisi kemudian berusaha membubarkan aksi tersebut. Namun, kemudian terjadi bentrokan, yang meluas ke daerah Petamburan, Jakarta. Kemudian, ada aksi pembakaran mobil dan bangunan markas Brimob yang ada di Petamburan.

Rumah Sakit Budi yang berada di Tanah Abang dekat lokasi bentrokan menyatakan menerima 17 korban yang tertembak. Korban tertembak di betis, tangan, dan sendi bahu.

“Ada yang harus dirujuk ke RS Tarakan karena harus ditindak bedah,” terang Direktr RS Budi Kemuliaan, Dr Fahrul W Arbi.

Kemudian, Fahrul juga membenarkan ada korban tewas akibat tembakan di dadanya. Korban atas nama Farhan Syafero (30).

“Korban tertembak di dada, tembus ke belakang dan mengenai paru-paru,” lanjut Fahrul.

Pihak kepolisian sendiri membantah menggunakan peluru tajam. “Polisi tak menggunakan peluru tajam. Ada pihak ketiga yang memanfaatkan situasi,” ujar Dedi.

Hingga pagi 22 Mei 2019 massa kembali berkumpul di depan Bawaslu RI, dengan dikawal aparat keamanan gabungan TNI dan Polri. (bpc4)

Tags: 22 meikerusuhan pilprespilpres 2019
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Insight

Catatan Sejarah 17 April: Pemilu 2019, Jokowi Terpilih Kembali

...

Read moreDetails

Catatan Sejarah 24 Maret: Kampanye Pilpres 2019 Dimulai

Next Post

Aguero Jalani Pertandingan Terakhir untuk City Besok, Pep: Dia adalah Singa

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.