• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 21 April: Kelahiran Kartini, Pelopor Kebangkitan Wanita Pribumi

Romi J. by Romi J.
21 April 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia. Dia dianggap sebagai pelopor kebangkitan wanita pribumi-Nusantara.

Dikutip dari wikipedia, Kartini lahir di Jepara, 21 April 1879. Dia merupakan keturunan priyayi Jawa. Ayahnya, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, merupakan Bupati Jepara. Sementara ibunya bernama M.A. Ngasirah.

Sebagai anak seorang bangsawan, Kartini diperbolehkan sekolah di Europeesche Lagere School (ELS). Disinilah Kartini belajar bahasa Belanda.

Berkat persahabatannya dengan orang Belanda, salah satunya Rosa Abendanon, Kartini banyak membaca buku-buku dan majalah Eropa.

Dari situlah, muncul keprihatinan Kartini terhadap perempuan bangsanya, yang berada di status sosial yang rendah.

Tak terbatas di status sosial, Kartini melihat perjuangan wanita untuk mendapatkan kebebasan, otonomi, dan persamaan hukum secara lebih luas.

Sebagai aksi nyata dalam mengangkat derajat perempuan bangsanya, Kartini atas dukungan sang suami, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, mendirikan sekolah perempuan yang dinamakan Sekolah Kartini. Sekolah ini berada di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.

Kartini juga rajin mengirimkan surat kepada teman-temannya di Eropa, yang berisikan pemikirannya tentang perempuan bangsanya. Setelah Kartini wafat, surat-surat ini kemudian dikumpulkan dan dijadikan buku berjudul ‘Habis Gelap Terbitlah Terang; Boeah Pikiran’. (bpc4)

Tags: Kartinikebangkitan perempuankelahiran kartini
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post

Man City yang Pertama, Big Six Liga Inggris Tinggalkan Europa Super League

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.