Usut Dugaan Korupsi Jalan Teluk Jering, Kejati Riau Periksa Kontraktor dan PPK

Rabu, 11 November 2020 08:49
Usut Dugaan Korupsi Jalan Teluk Jering, Kejati Riau Periksa Kontraktor dan PPK

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau, Selasa 10 November memeriksa tiga orang saksi terkait dugaan korupsi Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar pada Dinas PUPR Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019.

Ketiganya yakni Imam Gozali, selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Dinas PUPR Kampar, Muhammad Irfan, Direktur PT Bakti Adhi Tama selaku Kontraktor Pelalsana dan Irwan ST, selaku konsultan.

Pantauan di lapangan, ketiganya tiba di Kantor Kejati Riau sekitar pukul 10.00 WIB, ketiganya langsung naik ke ruang pemeriksaan di lantai lima Bidang Pidana Khusus. Sekitar pukul 12.00 WIB, Muhammad Irfan, terlihat keluar dari ruang pemeriksaan menuju masjid untuk persiapan Salat Zuhur.

Muhammad Irfan, ketika ditemui bertuahpos.com mengakui kedatangannya terkait penyidikan dugaan korupsi pembangunan Jalan Teluk Jering. Namun saat itu dirinya mengaku masih menunggu untuk diperiksa.

Baca: Kuasa Hukum Ahli Waris Pengelola Pasar Panam Desak Klarifikasi Pemko Pekanbaru 

Ketika dikonfirmasi mengenai dugaan perusahaannya dipakai oleh orang lain atau pimjam bendera untuk mengerjakan proyek Peningkatan Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar pada Dinas PUPR Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019, senilai Rp9,8 miliar tersebut, M Irfan menampiknya. “Si Edi itu memang masuk dalam struktur perusahaan,” ujarnya.

Ketika ditanya sebagai apa jabatan Edi dalam perusahaan tersebut, M Irfan tampak ragu. “Operasional lah,” ujarnya singkat.

Sekitar pukul 13.30 WIB, M Irfan kembali ke ruang pemeriksaan hingga sekitar pukul 16.00 WIB. Sementara Imam Gozali baru keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 15.30 WIB.

Proyek pembangunan Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kampar Tahun Anggaran 2019. Pagu anggaran dan harga perkiraan sendiri (HPS) senilai Rp10.019.121.000.

Proyek dikerjakan oleh PT Bakti Aditama, setelah menyingkirkan 53 perusahaan yang mengikuti lelang kegiatan tersebut. Adapun nilai penawarannya adalah Rp9.805.279.486,20. Diduga proyek ini tidak sesuai spesifikasi dan dilakukan dengan cara pinjam bendera. (bpc17)

Berita Terkini

Senin, 29 November 2021 19:13

Kolaborasi UIR dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan diteken Hari Ini

Semangat kolaborasi dan harmonisasi UIR dan Kabupaten Pelalawan menjadi aktualisasi Misi UIR 2041.

Senin, 29 November 2021 18:14

Ini Keunggulan IBC bank bjb, Transaksi Keuangan Corporate Semakin Mudah

bjb terus melakukan inovasi produk layanan untuk memudahkan nasabah perorangan atau corporate dalam melakukan transaksi keuangan. 

Senin, 29 November 2021 17:33

Takluk dari Semen Padang, KS Tiga Naga Harus Terdegradasi ke Liga 3

KS Tiga Naga harus terdegradasi ke Liga 3 usai takluk dari Semen Padang 1-0, Senin 29 November 2021.

Senin, 29 November 2021 16:39

Kejati Riau: Tuduhan Kongkalikong Penanganan Bansos Siak, Fitnah!

penyidikan dugaan korupsi Bansos Pemkab Siak tersebut masih terus berlanjut

Senin, 29 November 2021 15:42

Kembali Jadi yang Terbaik Pertama, PKS Riau Terima Anugerah KI Riau Award 2021: Alhamdulillah

PKS Provinsi Riau kembali mendapatkan penghargaan dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau.

Senin, 29 November 2021 15:04

Syamsuar Pertegas Tak Ada ASN yang Ambil Cuti Selama PPKM Level 3

Syamsuar berjanji akan melakukan pemantauan secara ketat terhadap ASN di lingkungan Pemprov Riau selama PPKM Level 3

Senin, 29 November 2021 14:33

Sakit Hati, Pemuda Pengangguran di Pekanbaru Tega Bunuh Paman dengan Sadis

Pemuda pengangguran di Pekanbaru dengan berinisial AS tega membunuh sang paman dengan sadis.

Senin, 29 November 2021 14:16

Jokowi Soal UU Cipta Kerja: Saya Pastikan Kepada Investor, Proyek Aman

Proyek investasi yang kini berjalan tidak akan terganggu sebab UU Cipta Kerja tetap dilaksanakan.

Senin, 29 November 2021 13:23

Indonesia Waspadai Corona Varian Omicron, Ini 5 Gejalanya

Covid-19 varian Omicron 500% lebih cepat penularannya.