Soal LKPJ, Sekdaprov Riau: OPD yang Kecolongan!

Rabu, 25 April 2018 12:30
Soal LKPJ, Sekdaprov Riau: OPD yang Kecolongan!

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi tidak mau disalahkan soal temuan LKPJ oleh DPRD Riau, dimana dalam temuan itu ada banyak dinas dan badan di Pemprov Riau terindikasi kelebihan melakukan pembayaran terhadap beberapa proyek di tahun 2017.Â

“OPD-nyalah yang kecolongan,” katanya, saat ditemui usai Rembug Desa Regional di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, Rabu, 25 April 2018.Â

Advertisement

Hijazi mengklaim, kalau semua masalah yang ditemukan DPRD Riau dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) itu sudah ditindaklanjuti. Diantaranya dalam bentuk pembagian sisa anggaran itu.Â

Dia menambahkan, masalah seperti ini seharusnya tidak perlu harus melibatkan pimpinan. Sebab dalam perencanaan anggaran pimpinan OPD sudah paham dan mengerti. Namun dia mengakui pada realisasinya kesalahan-kesalahan seperti itu masih ada.

Baca: Di Tengah Pro Kontra, Bapenda Pekanbaru Klaim 105 Tapping Box Telah Terpasang

“Saya tekankan semua OPD harus menghindari hal-hal seperti ini untuk ke depannya. OPD harus melakukan pembayaran sesuai dengan regulasi. Ikut aturan,” katanya.Â

Hijazi juga sempat mewarning agar OPD tidak mengambil keuntungan dengan cara-cara seperti itu. Oleh sebab itu, dia menegaskan terhadap masalah ini OPD lah yang kecolongan.Â

Untuk diketahui, diantara OPD yang ditemukan melakukan kelebihan pembayaran yakni RSUD Petala Bumi, yang melakukan kelebihan pembayaran tambahan penghasilan pegawai sebesar Rp230.368.370,29.Â

Selanjutnya ditemukan pula kelebihan pembayaran pengadaan jasa konsultasi, jasa kontruksi, pengawasan infrastruktur gedung dan bangunan UPIP RSJ Tampan sebesar Rp80.478.300,00

Selanjutnya Dinas Kesehatan melakukan pengadaan penyusunan blue print sistem informasi rujukan, dikerjakan oleh PT. Bennatin Surya Cipta seharga Rp1.174.558.000. Atas pekerjaan ini terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp119.945.833,33. Terdiri dari, kekurangan bukti pertanggungjawaban sebesar Rp35.572.500,00. Lebih bayar tenaga ahli sebesar Rp133.333.33. Lebih bayar uang transpor Rp1.150.000,00. Lebih bayar uang penginapan Rp77.090.000,00. Totalnya Rp119.945.833,33. (bpc3)

Berita Terkini

Jumat, 30 Oktober 2020 13:31

Berusaha Gaet Investor, Riau Tawarkan Sawit, Sagu dan Kelapa, Ada yang Minat?

#investasi #perkebunan #sawit #sagu #kelapa

Jumat, 30 Oktober 2020 13:02

Usai Karhutla Riau Siap-siap Banjir, Ini Kata Kepala BPBD

#banjir #banjirriau #bpbd

Jumat, 30 Oktober 2020 12:16

Semangat Membangun Perempuan Loteng untuk Maju, Aktif dan Produktif, Inilah Sosok Lale Prayatni?

#perempuan #lomboktengah #pilkada2020

Jumat, 30 Oktober 2020 11:52

Begini Cara Ibu-ibu di Desa Pebaun Cegah Penularan Covid-19

#baktisosial #desapebaun #covid-19

Jumat, 30 Oktober 2020 11:41

Abu Bakar Tak Mendapatkan Gaji Saat Menjadi Khalifah

#ABUBAKAR

Jumat, 30 Oktober 2020 11:32

Soal Amdal PT RAPP, Jikalahari Nilai Kadis LHK Riau Langgar UU 32 Tahun 2009

#amdal #rapp #kadislhkriau