Soal Dugaan Praktik Asusila oleh Marketing, Ini Kata Pimpinan Cabang RFB Pekanbaru

Selasa, 19 Januari 2021 07:30
Soal Dugaan Praktik Asusila oleh Marketing, Ini Kata Pimpinan Cabang RFB Pekanbaru
Kantor PT Rifan Financindo Berjangka. (Istimewa)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pimpinan Cabang PT Rifan Financindo Berjangka (FRB) Pekanbaru Liwan membantah bahwa terkait dugaan praktik asusila yang dilakukan oleh marketing perusahaan investasi itu untuk menggaet nasabah.

Menurut Liwan, pihak perusahan tidak pernah membenarkan karyawan (marketingnya) dengan hal-hal yang tidak sesuai SOP perusahaan, apalagi sampai mengarah pada praktik asulila untuk mendapatkan nasabah.

Advertisement

“Ada (sanksi) yang akan diberikan kepada karyawan atau marketing kita (Rifan) jika memang terbukti mengarah pada hal-hal seperti itu (praktik asusila),” kata Liwan saat dihubungi Bertuahpos.com, Senin, 18 Januari 2021.

Dia menjelaskan, sanksi yang diberikan tentu saja dalam bentuk teguran secara resmi, pemotongan gaji, bahkan sanksi pemecatan jika memang terjadi pelanggaran berat oleh karyawan atau marketing yang bekerja di RFB.

Baca: BI Catat Realisasi APBD dan Pendapatan Riau Triwulan III-2018 Rendah

Terhadap dugaan yang ungkap oleh Laskar Mahasiswa Melayu Riau (LMMR) adanya dugaan memanfaatkan marketing untuk menjebak nasabahnya yang dilakukan oleh PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru, Liwan menanggapi, memang harus dilihat lebih jauh kasusnya seperti apa.

“Kami juga sudah memberikan klarifikasi kepada pihak bersangkutan LMMR, terkait dugaan-dugaan yang disangkakan. Semuanya sudah kami jelaskan dalam pertemuan yang dilakukan pada 15 Januari 2021 lalu. Termasuk dengan pihak nasabah, kami akan melakukan pertemuan sebelum benar-benar mengeluarkan keputusan,” jelas Liwan.

Menurutnya, dari hasil pertemuan klarifikasi yang telah dilakukan pihak manajemen RFB bahwa pihak LMMR juga sudah menerima penjelas dari perusahaan. 

“Secara perusahaan tidak dibenarkan praktik-praktik (yang disangkakan). Ok, (kesimpulannya) Rifan tidak melakukan hal seperti ini (jebakan asusila), berarti itu salah satu oknum marketing sendiri nih, ceritanya, di luar dari prosedur PT RFB, begitu,” ujarnya.

Meski demikian, kata Liwan, dengan adanya informasi atau respon dari masyarakat, pihak RFB akan melakukan penelusuran lebih dalam. Jika memang benar ada oknum marketing yang terbukti melakukan hal-hal tersebut, maka pihak manajeman akan memberikan sanksi.

“Sanksi terberat pastinya pemecatan, namun kami tetap akan mendiskusikannya dengan pihak terkait (dalam hal ini Disnaker). Intinya sanksi tegas, kita pasti ada,” jelasnya.

Seperti diberitakan Bertuahpos.com, Laskar Mahasiswa Melayu Riau (LMMR) menduga PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru, memanfaatkan marketing untuk menjebak nasabahnya. Salah satunya dengan cara asusila (mesum).

Hal ini diungkapkan Sekretaris Laskar Mahasiswa Melayu Riau, Al Ma’arif SH kepada Jumat 15 Januari 2021. Dikatakannya, saat ini ada beberapa nasabah PT Rifan Financindo Berjangka yang mengadu ke LMMR. “Mereka mengaku dijebak oleh marketing PT Rifan itu,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, perusahaan itu dan pihak terkait diduga (marketing pialang) tidak melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang berlaku terkait prosedur operasional standar yang wajib dipatuhi oleh perusahaan. 

Mereka diduga melakukan bujuk rayu marketing dan manager-managernya untuk menggaet calon nasabah dengan menawarkan iming-iming di luar nalar pada calon nasabah dan nasabahnya.

“Dugaan lainnya, setelah berhasil merayu dengan cara mesum tersebut, kemudian marketing melakukan pengancaman kepada nasabah/calon nasabah melalui foto-foto chat WhatsApp kemesraan dengan karyawan atau marketing dari PT. Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru,” ujarnya

Ma’arif, juga menduga salah satu petinggi manager PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru mengajari bagaimana memprovokasi, merayu, memegang dan bermesraan dengan nasabah untuk terus mempertahankan nasabah-nasabah tersebut melalui live chat WhatsApp dengan bawahannya (marketing). Namun, semua tuduhan itu dibantah oleh dibantah oleh Pimpinan Cabang PT RFB Pekanbaru, Liwan. (bpc2)

Berita Terkini

Kamis, 25 Februari 2021 07:01

Saat Gamal Abdul Nasser Menasionalisasi Terusan Suez

Tindakan Mesir ini menyebabkan Israel, Inggris, dan Perancis menyerang Mesir

Kamis, 25 Februari 2021 06:01

Timnas Sea Games akan Uji Coba dengan Bhayangkara FC dan Bali United

“Setelah fisik kembali tentu laga uji coba menjadi penting”

Kamis, 25 Februari 2021 05:00

Catatan Sejarah 25 Februari: Gamal Abdul Nasser Jadi Pemimpin Mesir

salah satu negarawan Arab yang paling terkemuka dalam sejarah

Rabu, 24 Februari 2021 22:31

Pesantren Didorong Cetak Pengusaha Kebun Sawit

“Jadi, pesantren tak hanya melahirkan para ulama tapi juga mencetak para santri entrepreneur.”

Rabu, 24 Februari 2021 21:31

Sekitar 1.000 Warga Myanmar di Malaysia Dideportasi, Dapat Kritik dari PBB dan AS

Deportasi warga Myanmar di Malaysia itu dilakukan beberapa minggu setelah kudeta

Rabu, 24 Februari 2021 20:30

Pejabat Diminta Respon Cepat Keluhan Masyarakat di ‘Riau Mendengar’

Masih ada beberapa pejabat terkait yang terkesan lambat memberikan respon.

Rabu, 24 Februari 2021 19:34

Biden dan Al-Kadhimi Capai Sepakat Atas Serangan Nuklir ke Irak

Komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon, pada Selasa kemarin.

Rabu, 24 Februari 2021 18:32

Syamsuar Sebut Ada Keragu-raguan Kepala Daerah Terhadap Perubahan Permendagri

Dalam situasi saat ini, di mana pelaksanaan kegiatan harus betul-betul selektif.

Rabu, 24 Februari 2021 17:30

Pansel PTP Sebut 2 ASN Tak Lulus Seleksi ADM dari Pemprov dan Kota Dumai

Dua peserta yang tak lulus seleksi lantaran syaratnya kurang.

Rabu, 24 Februari 2021 16:36

Jokowi: Sekolah Tatap Muka di Mulai Juli 2021

Pemerintah menerapkan belajar di rumah atau pembelajaran jarak jauh sejak Maret 2020.