• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

OJK Optimistis Sektor Jasa Keuangan Tetap Tumbuh pada 2026, UMKM dan Pendalaman Pasar Jadi Fokus

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Februari 2026
Pemprov dan OJK Riau Tinjau Perkembangan Program Inklusi Keuangan 2025. 953 Pinjol Ilegal Resmi Diblokir per Maret 2026

Pemprov dan OJK Riau Tinjau Perkembangan Program Inklusi Keuangan 2025.

Share on FacebookShare on Twitter

 

BERTUAHPOS — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis kinerja sektor jasa keuangan Indonesia tetap tumbuh positif sepanjang 2026 meski menghadapi ketidakpastian global. Ketahanan permodalan, likuiditas yang memadai, serta risiko yang terkendali menjadi fondasi utama menjaga stabilitas industri keuangan nasional.

Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi atau Kiki, mengatakan pihaknya terus memantau dinamika ekonomi agar kebijakan tetap relevan dengan kondisi terkini. OJK juga menyiapkan strategi untuk mengantisipasi potensi tekanan global yang sulit diprediksi.

Menurut Kiki, kondisi sektor jasa keuangan saat ini masih solid dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Stabilitas tersebut dinilai penting agar industri keuangan tetap kontributif di tengah perlambatan ekonomi global.

OJK menetapkan tiga pilar kebijakan utama pada 2026, yakni memperkuat ketahanan sektor jasa keuangan, mengembangkan ekosistem keuangan yang produktif, serta memperdalam pasar keuangan sekaligus mendorong keuangan berkelanjutan.

Selain itu, OJK akan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan ini mencakup kemudahan kredit serta pendampingan agar UMKM mampu tumbuh dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

OJK juga mendorong sektor jasa keuangan mendukung program prioritas pemerintah, termasuk penguatan koperasi desa Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan sistem kesehatan nasional, hingga ekosistem bulion dan instrumen berbasis emas.

Bagi wilayah terdampak bencana di Sumatera, OJK menetapkan kebijakan khusus berupa relaksasi kredit bagi debitur selama tiga tahun ke depan. Kebijakan ini diharapkan membantu pemulihan ekonomi daerah sekaligus menjaga stabilitas sektor keuangan.

Selain memperluas pembiayaan, OJK juga mendorong peningkatan peran investor institusional serta literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kesehatan keuangan rumah tangga sekaligus memperdalam pasar domestik.

OJK juga menegaskan komitmennya terhadap pengembangan keuangan berkelanjutan, termasuk dukungan terhadap target net zero emisi. Sektor keuangan diharapkan menjadi motor pembiayaan transisi energi dan pembangunan hijau.

Dengan berbagai kebijakan tersebut, OJK menargetkan sektor jasa keuangan tetap stabil dan mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebagaimana tercantum dalam APBN 2026.***

Tags: finansialOJK RI
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri
Ekonomi

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

...

Read moreDetails
OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

DJPb Catat Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Melonjak hingga 31 Persen

DJPb Catat Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Melonjak hingga 31 Persen

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Next Post
Batas Akhir Pembayaran THR 8 Maret 2026, Disnakertrans Riau Buka Posko Pengaduan

Batas Akhir Pembayaran THR 8 Maret 2026, Disnakertrans Riau Buka Posko Pengaduan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.