• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Margin Bunga Bank Mulai Turun

Tim Redaksi by Tim Redaksi
22 Desember 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA. Para bankir memproyeksikan rasio margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) perbankan tahun depan masih di atas 4%. Proyeksi angka itu lebih mini ketimbang periode sebelumnya. Meski demikian, NIM itu masih tetap paling tinggi dibandingkan dengan NIM perbankan di Asia Tenggara yang berada di kisaran 3,5%.

Gatot M. Suwono, Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI), menargetkan BNI akan mencetak rasio NIM sebesar 5,75%–6% pada tahun depan. Target rasio NIM ini tidak jauh berbeda dengan realisasi NIM tahun ini yang berada di kisaran 6,13% hingga kuartal III 2014.

Biaya dana alias cost of fund yang terus naik seiring dengan perebutan dana mahal di pasar, disebut Roy A. Arfandy, Presiden Direktur Bank Permata, sebagai salah satu penyebab menurunnya rasio NIM bank pada tahun depan sehingga lebih rendah daripada tahun ini. Situasi ini sejatinya sudah terjadi sejak awal tahun 2014. “Kami proyeksikan NIM tahun depan ada di kepala 4%,” beber Roy kepada KONTAN, kemarin .

Dalam menetapkan rasio NIM, para bankir mengaku harus menghitung risiko likuiditas dan risiko kredit. Misalnya saja risiko likuiditas dari dampak pertumbuhan biaya deposito seb esar 1,8% dibandingkan satu tahun lalu.

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP, menuturkan, selain risiko likuiditas, risiko kredit juga meningkat. Sebab, perlambatan pertumbuhan ekonomi berpotensi menaikkan rasio kredit macet atau non performing loan (NPL). OCBC NISP sendiri menargetkan rasio NIM tahun 2015 berada di kisaran 4,1%–4,4%. Hingga September 2014, rasio NIM OCBC NISP berada di level 4,13%.

Parwati berharap, OCBC NISP mampu menjaga risiko kredit bermasalah pada tahun 2015. Dengan strategi itu, OCBC bisa menjaga pendapatan bunga serta laba bersihnya pada tahun 2015. Genjot biaya murah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap rasio NIM perbankan di Indonesia bisa berada di bawah 4,5% pada tahun 2015.

Nelson Tampubolon, Anggota Komisioner OJK bidang Perbankan menegaskan, penurunan margin bunga akan turut menurunkan bunga kredit perbankan. Data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) per Oktober 2014 mencatat, NIM perbankan memang terlihat menurun. Rasio NIM Oktober 2014 berada di posisi 4,24% dari setahun lalu di level 5,50%.

Untuk menyiasati kenaikan biaya dana, Eko Budiwiyono, Direktur Utama Bank DKI Jakarta mengatakan, bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini akan meningkatkan porsi dana murah.

“Tahun depan kami akan meningkatkan sumber dana murah hingga porsinya mencapai 60%,” terang Eko. Tahun 2015, Eko memperkirakan NIM Bank DKI susut menjadi 5,5%, dari posisi saat ini yang berada di kisaran 6,2%. Biaya dana yang tinggi, lanjut Eko, bakal terus menggerus margin lantaran bank tidak bisa serta merta mengerek bunga kredit.(Kontan)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

7 Kebiasaan Buruk Saat Diet

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.