IHSG Jatuh 41 Poin

Selasa, 24 September 2013 14:54
BERTUAHPOS, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak jatuh bersama bursa-bursa di Asia. Pelaku pasar mengamankan portofolio dengan melepas saham sampai situasi bursa global lebih kondusif.
 
Mengawali perdagangan, IHSG dibuka turun 9,976 poin (0,22%) ke level 4.552,881 terkena imbas melemahnya bursa global. Ketidakpastian The Federal Reserve akan program stimulusnya membuat pelaku pasar kebingungan.
 
Indeks sempat balik arah positif meski poinnya tidak terlalu tinggi. Setelahnya indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis.
 
IHSG hanya menghabiskan sedikit waktu di zona hijau, setelah naik hingga 4.574,577 langsung jatuh ke zona merah sampai penutupan perdagangan sesi pagi.
 
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (24/9/2013), IHSG berkurang 41,252 poin (0,90%) ke level 4.521,605. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 8,588 poin (1,12%) ke level 761,405.
 
Tak satu pun indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bisa menguat. Tekanan jual terus terjadi membuat pelaku pasar melepas saham dalam jumlah cukup banyak.
 
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 92.112 kali pada volume 2,638 miliar lembar saham senilai Rp 2,454 triliun. Sebanyak 70 saham naik, sisanya 164 saham turun, dan 78 saham stagnan.
 
Bursa-bursa regional akhirnya kompak melemah hingga siang hari. Pelaku pasar yang kebingungan gara-gara The Fed memilih untuk keluar sejenak dari lantai bursa.
 
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
 
  • Indeks Komposit Shanghai melemah ke 21,47 poin (0,97%) level 2.199,57.
  • Indeks Hang Seng turun 223,49 poin (0,96%) ke level 23.148,05.
  • Indeks Nikkei 225 berkurang 57,99 poin (0,39%) ke level 14.684,43.
  • Indeks Straits Times terpangkas 5,83 poin (0,18%) ke level 3.208,42.
 
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 300 ke Rp 5.500, Siloam (SILO) naik Rp 250 ke Rp 10.500, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 200 ke Rp 10.900, dan Tiga Raksa (TGKA) naik Rp 100 ke Rp 2.400.
 
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.400 ke Rp 37.850, Mayora (MYOR) turun Rp 600 ke Rp 31.750, Asahimas (AMFG) turun Rp 400 ke Rp 7.600, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 13.650.
 
 
(detik.com)