Berkenalan dengan LQ45 Sebelum Turun Investasi ke Saham

Kamis, 21 Januari 2021 11:50
Berkenalan dengan LQ45 Sebelum Turun Investasi ke Saham

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Sebelum memutuskan untuk berinvestasi ke saham, penting bagi calon investor mendalami lebih jauh tentang seluk-beluk bagaimana berinvastasi aman di pasar modal. Salah satunya tentang LQ45.

“Masyarakat harus mengenal betul, terutama tentang indeks-indeks yang terdapat di Bursa Efek Indonesia (BEI),” kata Senior Analyst Henan Putihrai Sekuritas Liza Camelia Suryanata 

Advertisement

Menurutnya, indeks saham itu seperti patok penada. IHSG itu adalah harga rata-rata dari seluruh emiten atau komponen dari indeks tersebut dibagi nilai dasarnya

Dalam acara Investime di CNBC Indonesia, dia menjelaskan, di BEI ada IHSG yang menjadi acuan kinerja seluruh saham yang tercatat di BEI. Selain itu ada 36 indeks saham lainnya dalam bentuk sektoral atau yang dibuat lembaga tertentu.

Baca: Solusi penyelamatan ekonomi ala Bank Indonesia

BACA JUGA:  Penting, Simak Penjelasan Berikut Ini Sebelum Anda Memutuskan Berinvestasi ke Saham

Namun dari seluruh indeks yang ada, indeks LQ45 paling banyak diperhatikan karena di dalam indeks ini ada 45 saham dari perusahaan yang likuiditasnya baik dan laporan keuangannya cenderung bisa dipertanggungjawabkan.

Dia mengilustrasikan, sebelum kita memutuskan dengan siapa kita berteman, kita meminta saran atau mempelari karakter dari kelompok orang-orang yang akan dijadikan sebagai teman.

Indeks LQ45 adalah kelompok saham berkualitas, perusahaan baik-baik atau perusahaan yang punya record yang bagus. “Itu ada di indeks LQ45, adalah indeks saham dengan likuiditas terbaik dan laporan keuangannya cenderung bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Perlu diketahui, indeks-indeks yang ada di IHSG merupakan beberapa pengelompokan secara performa maupun sektoral. Tercatat saat ini ada 716 perusahaan go-public yang melantai di BEI.

Kepala BEI Riau Emon Sulaeman sebelumnya mengingatkan, bahwa idelanya membeli saham itu memang tidak seperti memilih kucing di dalam karung. “Oleh sebab itu, penting adanya analisis fundamental,” jelas Emon.

Analisis fundamendal diperlukan agar kita tidak salah memilih perusahaan untuk diinvestasikan. Memang butuh waktu, dan perlu sedikit pengorbanan untuk memahami dan belajar tentang hal ini. 

Agar tingkat kematangan pengetahuan semakin baik, sehingga keputusan memilih saham mana untuk dibeli tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari.

Menurut Emon, saham-saham di Indek LQ45 itu adalah saham-saham blue chips. Di mana di dalamnya adalah saham-saham perusahaan yang sudah kuat. “Dengan demikian, dahan yang kita investasikan aman, tanpa harus takut kalau perusahaan tersebut bangkrut,” jelansya. (bpc2)

Berita Terkini

Jumat, 05 Maret 2021 11:15

China Bersumpah Tak Akan Biarkan Taiwan Merdeka

China akan mengedepankan hubungan perdamaian di Selat Taiwan.

Jumat, 05 Maret 2021 10:48

Miyabi Ngaku Ingin Muntah

Pensiunan bintang film dewasa Maria Ozawa tak segan berbagi pengalaman pertama saat syuting film dewasa.

Jumat, 05 Maret 2021 10:33

Jokowi: Masa Nggak Boleh Bilang Tak Suka Pada Produk Asing

‘Cintai produk lokal dan benci produk luar.’

Jumat, 05 Maret 2021 10:26

Liverpool Kini Lebih Dekat ke Zona Degradasi Dibandingkan Puncak Klasemen

jarak poin antara Liverpool dengan Fulham di rangking 18 atau garis degradasi, adalah 20 poin

Jumat, 05 Maret 2021 10:16

Ini Akan Jadi Sejarah Jika SBY Benar-benar Akan Demo Istana

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Jumat, 05 Maret 2021 08:56

Awalnya, Tae-yong Ingin Uji Coba Bersama Klub Luar Negeri

awalnya pelatih timnas Shin Tae-yong menginginkan uji coba timnas U-22 bersama klub luar negeri

Jumat, 05 Maret 2021 07:48

Timnas Sea Games Dipastikan Uji Coba, Indra Sjafri: Jadwalnya Sama

“Jadwalnya akan sama seperti sebelumnya”

Kamis, 04 Maret 2021 22:32

Ada yang Mau Gabung? Partai UKM Buka Pendaftaran Nih

Partai usaha Kecil Menengah (UKM) adalah partai baru yang lahir di tengah pandemi Covid-19.

Kamis, 04 Maret 2021 21:30

Kepala DLHK Riau: Masyarakat Harus Disadarkan Agar Tak Bakar Lahan

“Mengubah habit [kebiasaan] masyarakat yang paling utama harus dilakukan.”