• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Saham BBRI, BMRI & BBNI Tertekan, Bagaimana Kondisi Keuangan Perbankan BUMN?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 Februari 2025
Harga Saham BBRI, BMRI & BBNI Tertekan, Bagaimana Kondisi Keuangan Perbankan BUMN?

Harga Saham BBRI, BMRI & BBNI Tertekan, Bagaimana Kondisi Keuangan Perbankan BUMN?

114
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pelemahan harga saham Bank BUMN terjadi seiring dengan munculnya seruan penarikan dana massal di media sosial.

BERTUAHPOS.COM — Saham tiga bank besar BUMN, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), mengalami tekanan sepanjang pekan lalu.

Pada perdagangan 19-21 Februari 2025, ketiga saham tersebut melemah. Pada Jumat, 21 Februari 2025, saham BBRI ditutup di Rp3.890 (-0,51%), BMRI di Rp5.075 (-1,46%), dan BBNI di Rp4.300 (-3,59%).

Pelemahan ini terjadi seiring dengan munculnya seruan penarikan dana massal di bank-bank BUMN yang beredar di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Bank Mandiri menegaskan bahwa kondisi keuangan dan fundamental bisnis mereka tetap solid.

“Kami ingin menegaskan bahwa kondisi keuangan dan fundamental bisnis Bank Mandiri berada dalam keadaan yang solid dan aman,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara, kepada Investor Daily, akhir pekan lalu.

“Oleh karena itu, nasabah serta pemangku kepentingan tidak perlu merasa khawatir,” ujarnya.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, juga menegaskan hal yang sama. Dia menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu yang berkembang di media sosial, khususnya terkait seruan penarikan dana massal di bank-bank BUMN.

“Kami berkomitmen untuk mengedepankan prinsip tata kelola yang baik atau good corporate governance. Operasional bisnis BNI diawasi ketat oleh regulator, yakni Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan BNI merupakan peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),” kata Okki dalam siaran pers, Sabtu, 22 Februari 2025.

Dia menyebut fundamental keuangan BNI tetap solid meski menghadapi tantangan global dan kondisi likuiditas yang ketat di industri perbankan.

Hal ini tercermin dari kinerja keuangan sepanjang 2024 yang menjadi dasar bagi BNI untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanan perbankan.

Di sisi lain, BRI juga menegaskan bahwa mereka menerapkan tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyatakan bahwa BRI, layaknya bank swasta, juga berpartisipasi dalam program penjaminan simpanan yang diselenggarakan oleh LPS.

“Selain itu, BRI juga terdaftar dan diawasi oleh OJK serta Bank Indonesia. Partisipasi dan tata kelola tersebut memberikan jaminan kepada nasabah bahwa dana mereka aman sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Hendy.

Capaian kinerja BRI membuktikan bahwa dengan tata kelola dan fundamental bisnis yang kuat, BRI mampu mencatatkan kinerja stabil di tengah tantangan ekonomi global.

“Kinerja positif BRI juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas industri perbankan, yang berdampak positif bagi perekonomian nasional,” pungkasnya.***

Sumber: Investor.id
Tags: Pasarsaham
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Dunia Naik, Analis Bidik USD 5.000
Ekonomi

Harga Emas Diproyeksi Tembus US$5.200, Arus ETF Jadi Penentu

...

Read moreDetails
Berikut Ini Tantangan Utama Riau dalam Pengelolaan Hutan Berbasis Ekonomi Kerakyatan

OJK Kembangkan Asuransi Karbon untuk Perkuat Pasar Karbon Nasional

Dolar Bikin Harga Emas Antam Terkunci?

Harga Emas Menguat Didorong Anjloknya Harga Minyak

IHSG Hari Ini Menguat Tipis, Saham Tambang Pimpin Reli

IHSG Hari Ini Menguat Tipis, Saham Tambang Pimpin Reli

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Sektor Tambang Pimpin Reli, IHSG Dibuka Menguat

Sektor Tambang Pimpin Reli, IHSG Dibuka Menguat

Next Post
Harga CPO Berpotensi Naik Karena Faktor Ramadan, Negara Pengimpor Bisa Beralih ke Minyak Kedelai

Harga CPO Berpotensi Naik Karena Faktor Ramadan, Negara Pengimpor Bisa Beralih ke Minyak Kedelai

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.