Yayasan Thawalib Perbaharui Aturan untuk Perkuat Tata Kelola 

Senin, 16 November 2020 09:38
Yayasan Thawalib Perbaharui Aturan untuk Perkuat Tata Kelola 

BERTUAHPOS.COM, PADANG PANJANG — Sebagai yayasan milik umat, Yayasan Thawalib Padang Panjang yang mengelola berbagai unit pendidikan memperkuat tata kelola yayasan dengan berbagai peraturan yang telah disahkan oleh Pembina yayasan. 

Dengan adanya peraturan yayasan tersebut, diharapkan pengelolaan Yayasan Thawalib dilakukan  secara professional, amanah, akuntabel, transparan serta dipertanggungjawabkan.

Penguatan tata kelola yayasan tersebut dengan dilaksanakannya penyerahan berbagai peraturan yayasan  pada Minggu, 15 November 2020 oleh Ketua Pembina Yayasan Thawalib H Guspardi Gaus kepada Ketua Umum Yayasan Thawalib Abrar, dan Ketua Pengawas Yayasan Thawalib Zainul Daulay, bertempat di aula Dr Abdul Karim Amrullah, Kompleks Perguruan Thawalib Padang Panjang.

Ketua Pembina Yayasan Thawalib Guspardi Gaus mengatakan, dengan diserahkannya berbagai peraturan yayasan tersebut, merupakan sejarah tersendiri bagi perjalanan Yayasan Thawalib yang mengelola beragai unit pendidikan mulai dari jenjang pendidikan Taman Kanak Kanak sampai pendidikan setingkat Aliyah/Kuliyatul Ulum El-Islamiyah. 

Baca: Tangis Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam?

“Alhamdulillah ini merupakan tonggak sejarah bagi yayasan yang telah mengesahkan dan menetapkan berbagai peraturan yayasan, sehingga pengelolaan yayasan milik umat ini dilakukan secara professional, amanah, akuntabel dan transparan,” ujarnya.

Yayasan Thawalib merupakan yayasan yang mengelola Perguruan Thawalib yang telah berdiri sejak tahun 1911. Lembaga pendidikan Islam yang diprakarsai oleh para alim ulama Minangkabau mulai dari Abdullah Ahmad, Dr Abdul Karim Amrullah, Buya Abdul Hamid Hakim,  Zainal Abidin Ahmad, Buya Datuk Palimo Kayo sampai Buya Mawardi Muhammad, merupakan sekolah Islam modern pertama di zaman Hindia Belanda.

Peraturan yayasan yang disahkan adalah peraturan khittahh pendidikan Perguruan Thawalib, peraturan pengelolaan anggaran dan keuangan Yayasan Thawali, peraturan pegawai Yayasan Thawalib, dan peraturan  pelaksanaan pengawasan Yayasan Thawalib.

Menurut Guspardi Gaus, dengan usia lembaga pendidikan lebih dari satu abad, maka upaya untuk pengelolaan lembaga pendidikan melalui yayasan secara professional, proporsional, akuntabel dan transparan harus terus dilakukan. 

“Salah satu upaya penguatan terhadap pengelolaan yayasan, adalah dengan ditetapkannya berbagai peraturan yayasan yang akan menjadi pedoman dan arah kerja bagi organ yayasan dalam pengelolaan yayasan,” jelas anggota DPR RI asal Sumatera Barat ini.

Diakui Guspardi Gaus, salah satu kemajuan dan perubahan yang dilakukan yayasan saat ini, adalah berhasil menyusun dan mengesahkan berbagai peraturan yayasan. 

“Dengan usia yayasan yang sudah cukup lama, ini merupakan langkah maju dengan disahkannya berbagai peraturan yayasan. Sehingga organ yayasan yang diberikan amanah mengelola yayasan dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mewujudkan visi misi Thawalib sebagai lembaga Tafaqquh Fiddien,” kata Guspardi Gaus.

Peraturan Yayasan

Penyerahan peraturan yayasan disaksikan oleh seluruh  jajaran Pembina, pengurus, pengawas serta para majelis guru dan karyawan Yayasan Thawalib. Acara tersebut dimaksudkan agar semua pemangku atau stakeholder Yayasan Thawalib mengetahui langsung berbagai upaya pembenahan tata kelola yayasan yang dilakukan.

Ketua Umum Yayasan Thawalib Abrar menjelaskan, dengan disahkannya berbagai peraturan yayasan, merupakan suatu tekad bersama di jajaran yayasan dalam memperkuat tata kelola yayasan secara professional. 

Alhamdulillah jajaran pengurus yayasan saat ini yang bekerja lebih dari satu tahun, bahu membahu dengan jajaran pengawas dan Pembina untuk mewujudkan tata kelola yayasan yang lebih baik,” ujarnya.

Sekretaris Umum Yayasan Thawalib Irwan Natsir menambahkan, berbagai peraturan yayasan tersebut akan menjadi acuan terutama bagi pengurus yang diamanahkan dalam pengelolaan sehari hari. 

“Adanya empat peraturan yayasan, menjadi acuan dalam pengelolaan yayasan mulai hari ini dan ke depan. Semua pihak terikat dengan berbagai regulasi yang telah disahkan oleh pembina yayasan tersebut,” katanya.

Sementara, Ketua Pengawas Yayasan Thawalib Zainul Daulay mengatakan, suatu langkah maju yang telah dilakukan organ yayasan dengan berhasil menyusun dan menetapkan berbagai peraturan yayasan. 

“Yayasan umat seperti Thawalib harus dikelola secara baik. Salah satunya dalam bentuk adanya regulasi yang jelas dalam tata kelola,” ujar mantan Dekan Fakultas Hukum Unand ini.

Kata Zainul Daulay, dengan dibuatnya regulasi terhadap tata kelola yayasan, maka pesan utama yang hendak disampaikan bahwa Yayasan Thawalib dikelola dengan sistim yang jelas. Sehingga siapapun nanti yang diberikan amanah sebagai pengelola yayasan, harus mengikuti dan terikat dengan regulasi yang telah ditetapkan tersebut. 

“Jadi pengelolaan Yayasan Thawalib tersebut dilakukan berdasarkan sistim yang dibangun sehingga pengelolaan dilakukan secara tertib,” ucapnya.

Acara penyerahan peraturan yayasan dihadiri oleh jajaran Pembina H Guspardi Gaus selaku ketua, Efrinaldi selaku sekretaris,  Abbas Arif, Rizal Pahlefi dan Muchlis Bahar sebagai anggota Pembina. Sedangkan jajaran pengawas hadir Zainul Daulay selaku ketua, Afrièndi selaku sekretaris dan Saipunir Husin selaku anggota. 

Sementara jajaran pengurus  Abrar selaku ketua umum, H Ali Usman Syuib dan Saiful Amin selaku ketua, H Fauzan selaku bendahara, Murefli sebagai wakil bendahara dan Fahmi sebagai wakil sekretaris. (bpc19)

Berita Terkini

Senin, 29 November 2021 19:13

Kolaborasi UIR dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan diteken Hari Ini

Semangat kolaborasi dan harmonisasi UIR dan Kabupaten Pelalawan menjadi aktualisasi Misi UIR 2041.

Senin, 29 November 2021 18:14

Ini Keunggulan IBC bank bjb, Transaksi Keuangan Corporate Semakin Mudah

bjb terus melakukan inovasi produk layanan untuk memudahkan nasabah perorangan atau corporate dalam melakukan transaksi keuangan. 

Senin, 29 November 2021 17:33

Takluk dari Semen Padang, KS Tiga Naga Harus Terdegradasi ke Liga 3

KS Tiga Naga harus terdegradasi ke Liga 3 usai takluk dari Semen Padang 1-0, Senin 29 November 2021.

Senin, 29 November 2021 16:39

Kejati Riau: Tuduhan Kongkalikong Penanganan Bansos Siak, Fitnah!

penyidikan dugaan korupsi Bansos Pemkab Siak tersebut masih terus berlanjut

Senin, 29 November 2021 15:42

Kembali Jadi yang Terbaik Pertama, PKS Riau Terima Anugerah KI Riau Award 2021: Alhamdulillah

PKS Provinsi Riau kembali mendapatkan penghargaan dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau.

Senin, 29 November 2021 15:04

Syamsuar Pertegas Tak Ada ASN yang Ambil Cuti Selama PPKM Level 3

Syamsuar berjanji akan melakukan pemantauan secara ketat terhadap ASN di lingkungan Pemprov Riau selama PPKM Level 3

Senin, 29 November 2021 14:33

Sakit Hati, Pemuda Pengangguran di Pekanbaru Tega Bunuh Paman dengan Sadis

Pemuda pengangguran di Pekanbaru dengan berinisial AS tega membunuh sang paman dengan sadis.

Senin, 29 November 2021 14:16

Jokowi Soal UU Cipta Kerja: Saya Pastikan Kepada Investor, Proyek Aman

Proyek investasi yang kini berjalan tidak akan terganggu sebab UU Cipta Kerja tetap dilaksanakan.

Senin, 29 November 2021 13:23

Indonesia Waspadai Corona Varian Omicron, Ini 5 Gejalanya

Covid-19 varian Omicron 500% lebih cepat penularannya.