Raport Online, Siswa Dilarang ke Sekolah

Sabtu, 20 Juni 2020 11:56
Raport Online, Siswa Dilarang ke Sekolah

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Mekanisme pembagian raport sekolah secara online sudah diberlakukan terutama di Kota Cirebon.

Namun sebagian lainnya juga masih berlakukan proses pengambilan raport secara tatap muka. Dinas Pendidikan setempat menegaskan kepada pihak sekolah, baik dalam proses pembagian raport online ataupun tatap muka wajib mematuhi protokol kesehatan.

Advertisement

“Konsep pembagian raport disesuaikan kondisi sekolah masing-masing,” kata Kepala Disdik Kota Cirebon Irawan Wahono. Sekolah yang menerapkan kebijakan pengambilan raport secara langsung harus dilakukan hanya oleh orang tua siswa. Siswa bersangkutan dilarang ikut sekolah untuk mencegah penularan COVID-19.

Orang tua yang mengambil raport juga diwajibkan mengenakan masker dan menjaga jarak. Pihak sekolah sendiri harus menyediakan tempat cuci tangan yang dilengkapi sabun atau cairan pembersih tangan lainnya. “Guru dan pihak sekolah lain yang terlibat pembagian raport harus memakai alat pelindung diri (APD),” ungkapnya

Baca: Ikut Yuk… Sekolah Pasar Modal Online, Rp100 Ribu Sudah Bisa Investasi Saham

Proses pembagian raport sendiri dibagi ke dalam beberapa tahap, bukan sekaligus dalam satu hari. Tahapannya disesuaikan kondisi setiap sekolah. Tak hanya memberikan raport, pihak sekolah juga diminta sosialisasikan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada tahun ajaran baru nanti. Nah, bagaimana dengan proses pembagian raport siswa di Riau?

(bpc3)