• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rampokan Macan, Tradisi Mengerikan Harimau Melawan Manusia

Romi J. by Romi J.
31 Mei 2020
121
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Apa yang terjadi jika manusia bertemu harimau? Pastinya lari menyelamatkan diri.

Namun, di Kerajaan Mataram pada abad ke-17 ada tradisi untuk menangkapi harimau dan mengadunya dengan kerbau. Harimau dianggap nafsu dan niat jahat, sementara kerbau dilambangkan sebagai kendaraan manusia di akhirat. Kerbau menang.

Abad ke-18, tradisi ini agak berubah. Yang dilawan harimau bukan lagi kerbau, tapi manusia. Tradisi ini dinamakan rampokan macan, dan diselenggarakan di Kesultanan Yogyakarta dan Kesunanan Surakarta. Rampokan macan diadakan setiap perayaaan Idul Fitri dan tahun baru Islam.

Sistemnya, harimau ditangkapi dari hutan dan dibawa ke alun-alun. Kemudian, ratusan dan bahkan ribuan pria bertombak mengelilingi sang harimau dengan tombaknya.

Setiap harimau ingin berlari keluar di titik manapun, akan ada belasan mata tombak yang terarah pada dirinya dan melukai sang harimau. Saat itu, semua orang berlomba menunjukkan kesaktian tombaknya.

Apa yang terjadi jika harimau menolak memberontak? Maka orang-orang akan berteriak dan membunyikan marcon, supaya sang harimau mengamuk dan menerjang barikade tombak untuk menuju kematiannya.

Untungnya, tradisi mengerikan ini dilarang oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1905. (bpc2)

Tags: macan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Insight

Rampokan Macan, Tradisi Penyiksaan Harimau Kerajaan Mataram

...

Read moreDetails
Next Post

Catatan Sejarah 1 Juni: Hari Lahirnya Pancasila

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.