• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Merdeka Belajar Itu, Adalah Vokasi…

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Juli 2020
Konsep pendidikan

Mantan Rektor Universitas Riau Ashaluddin Jalil - Foto: Oong.

115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Mantan Rektor Universitas Riau Ashaluddin Jalil menilai bahwa pendidikan era masa kini pada prinsipnya mengadopsi konsep pendidikan di tahun 80-an.

Kebijakan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim tentang konsep ‘merdeka belajar’ dengan menandaskan pendidikan berkarakter pada siswa hingga mahasiswa, menurutnya sudah pernah diterapkan 40 tahun yang lalu.

“Konsep Nadiem Makarim merdeka belajar itu, sesungguhnya kondisi era 80-an. Intinya pendidikan berbasis masyarakat,” ungkapnya.

Secara konsep, memang model pendidikan seperti ini bagus. Karena di sebuah fakultas sekarang ini, meraih gelar S1 itu merasa sangat bangga dengan menelurkan sarjana setelah menyelesaikan beban kredit yang banyak.

Sementara di luar negeri untuk menyelesaikan strata satu (S1) tak lebih dari 110 SKS, bahkan ada yang 100 SKS saja. Apapun bidangnya.

“Makanya bachelor of art (BA)  itu 3 tahun sudah selesai, masuk S2 untuk program masternya, paling 20 SKS. Sementara kita 140 SKS untuk S1, dan menyelesaikan S2 pun banyak SKS. Di dunia tak ada macam kita ini. Kite ni dah salah asuh. Padahal yang menjadi pengajarnya orang hebat semua, punya pengalaman di luar negeri,” sebutnya.

Merdeka Bejalar

Menurutnya, konsep pendidikan yang ditawarkan pemerintah saat ini sudah baik, dengan mengarahkan ‘kalau aku selesai aku mau jadi apa?’. Namun, ketika itu ditanyakan ke mahasiswa mereka menjawab, “Mau jadi ASN,” ungkap jebolan S3 Universitas Malaya ini. Pola pikir seperti ini pula yang turunt mempengaruhi konsep perguruan tinggi.

Padahal tidak semua anak harus melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Oleh sebab itu ada pendidikan vokasi dari D1, D2, D3, yang membuat anak terampil di bidangnya. Menurutnya, kalau ada yang ingin melanjutkan S2, S3, maka harus siap dengan persaingan.

“Aku dah lama dalam kondisi ini, tapi aku punya prinsip. Makanya skripsi S1 itu bagi aku sudah mengerti konsep dan teori, ya sudah. Toh ketika mengerjakan skripsi itu dipaksanakan. Kita tak berani mengubah itu, kita tak punya konsep merdeka belajar sesungguhnya,” terangnya lagi.

Sampai hari ini hanya beberapa persen alumni S1 mampu ‘menginstalkan’ ilmu yang diperolehnya. Yang lain tak mau ‘menginstal’ kemampuanya.

“Dibanggakan pengalaman mengajar. Padahal, pengalaman mengajar hanya suasana yang mereka jalani selam ini, tapi apakah pengalaman itu memberikan sisi positif, belum tentu kan?” tutup Ashaluddin. (bpc5)

Tags: edukasiPendidikan Vokasi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliah Umum UHTP Bahas Sinergi Hukum, IT hingga Kesehatan di Era Digital
Regional

Kuliah Umum UHTP Bahas Sinergi Hukum, IT hingga Kesehatan di Era Digital

...

Read moreDetails
Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

Beasiswa Pemprov Riau Dibuka untuk Mahasiswa Berprestasi, Cek Selengkapnya di Sini

Beasiswa Pemprov Riau Dibuka untuk Mahasiswa Berprestasi, Cek Selengkapnya di Sini

Jepang Justru Adopsi Pendidikan Islam untuk Bentuk Karakter Anak Usia Dini

Jepang Justru Adopsi Pendidikan Islam untuk Bentuk Karakter Anak Usia Dini

Gelar Diskusi Publik, LPIP Hadirkan Para Pakar Ulas Masa Depan Pendidikan Islam dan Degradasi Moral

Gelar Diskusi Publik, LPIP Hadirkan Para Pakar Ulas Masa Depan Pendidikan Islam dan Degradasi Moral

Stadion Utama Riau

11 Ribu Lebih Ijazah Alumni Menumpuk di Sekolah, Ini Kata Kadisdik Riau

Next Post
Tes swab massal

Ada Tes Swab Massal di Pasar Bawah Pekanbaru Pagi Ini, Yuk Cek

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.