Mengapa Belanda Melewatkan Aceh Saat Agresi Militer Tahun 1947-1948?

Rabu, 12 Mei 2021 08:01
Mengapa Belanda Melewatkan Aceh Saat Agresi Militer Tahun 1947-1948?

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Saat melancarkan misi menjajah kembali Indonesia setelah Perang Dunia II (periode 1945-1950), Belanda ternyata tidak mendarat di Aceh. Terutama, saat Agresi Militer I dan II di tahun 1947 dan 1948, yang menurut Belanda adalah aksi polisionil.

Padahal, semua daerah Indonesia lain ingin kembali dikuasai Belanda. Belanda mendarat di Medan, Jakarta, Surabaya, dan daerah lainnya. Tapi, Belanda melewatkan Aceh.

Advertisement

Mengapa?

Menurut penulis sejarah Nino Oktorino dalam bukunya ‘Perang Terlama Belanda: Kisah Perang Aceh 1873-1913’ terbitan Elex Media Komputindo, rupanya Belanda sudah merasa cukup dengan perang berdarah melawan rakyat Aceh.

Baca: Pengamat: Masih Ada Orangtua yang Anggap Pendidikan Tak Penting

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 8 Maret: Saat Belanda Bertekuk Lutut Kepada Jepang

Belanda sebelum perang dunia sudah berperang hampir 40 tahun dengan rakyat Aceh, dan menyebabkan kerugian meteri dan personil yang tidak sedikit. Karena itu, Belanda merasa sudah lebih dari cukup berperang dengan Aceh.

“Setelab 40 tahun peperangan yang berdarah, Belanda menganggapnya sudah lebih dari cukup,” tulis Nino.

Alhasil, Aceh adalah satu-satunya daerah di Indonesia yang pada tahun 1945-1950 benar-benar sudah merdeka dari Belanda. (bpc4)