Memutar Otak Mengembangkan Ide dengan Plastisin

Selasa, 01 September 2020 08:32
Memutar Otak Mengembangkan Ide dengan Plastisin

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — mengembangkan ide dengan dengan plastisin, Banyak penasaran dengan peran Robert Pattinson di film super hero perdananya, The Batman. Harusnya sudah relese tahun ini. Sayang wabah pandemic mementahkannya.

Namun di sini bukan kita mau mengulas informasi film box office, tapi bagaimana mengisi waktu santai selepas belajar daring dengan membuat miniatur benda dengan mengembangkan ide memakai plastisin atau playdough (bentuk modern tanah liat atau lilin). Plastisin adalah merek tanah liat pemodelan, yaitu bahan pemodelan mirip dempul yang terbuat dari garam kalsium, petroleum jelly, dan asam alifatik https://www.muhaeminMenurut%20wikipedia.

Advertisement

Seperti apa tekniknya, mari kita ikuti hasta karya Aji murid kelas 6 salah satu SD swasta Pekanbaru ini. 

“Aji tahu plastisin sejak PAUD dulu. Terus lego. Dari lego terus membuat komik. Cuma kepikiran bagaimana mengembankan ide memodivikasi plastisin kayak lego. Maka jadilah miniatur mobil Batman ini,” katanya kepada Bertuahpos.

Baca: Ini Respon Warga di Pekanbaru Terkait Logo PDIP di Sila Keempat di SBO TV

Mengapa Aji memilih bermain plastisin saat mengisi waktu di luar jam belajar daring, padahal plastisin biasanya dimainkan anak uisa 4-5 tahun.

“Soalnya memang Aji sejak PAUD sudah suka main plastisin. Ya sampai SD kelas 6 ini tetap suka, makanya mengisi waktu setelah belajar daring, ya bermain plastisin. Kebetulan kan memang suka koleksi miniatur mobil-mobil Hotwheels. Makanya coba buat Bat Car ini,” kata penyuka permainan mindcarft ini. 

Secara teknis, Aji hanya bermodal plastisin tunggal satu batang, dan beberapa slice plastisin kecil slice. Ditambah sebatang pinset dan pisau kecil. 

Dalam jurnal yang ditulis Reni Puspita Sari, mahasiswi Fakultas IKIP Universitas Bandar Lampung (Unila) tahun 2016 — Pengaruh Penggunaan Bermain Plastisin terhadap Peningkatan Kreativitas Anak usia 5-6 tahun.

Kesimpulannya, berdasarkan hasil penelitian dan hasil pengujian hipotesis, hal tersebut dapat dibuktikan dari kemampuan anak membuat kombinasi bentuk mengembangkan ide membuat plastisin ide, kombinasi warna, bereksperiman, dan kemaampuan anak menghasilkan ide dan memilih kegiatan bermain pada saat proses pembelajaran.

Lalu menurut Dr Ginni Masberg, dokter umum yang terkenal lewat acara TV Sunrise & Channel di Australia, playdough memiliki nilai luar biasa pada anak, dan anak dapat membuat aturan sendiri, memungkinkan imajinasi anak berkembang. 

Lalu bagaima memilih plastisin yang sehat, tentunya pilih plastisin berlabel SNI, dan tidak mengandung bahan beracun. “Biasanya selesai bermain plastisin sudah selalu mencuci tangan deangan sabun”, kata Aji yang sudah sudah setengah tahun belajar on line di rumah ini. (bpc5)