Kopral Princen Membelot ke TNI, Belanda Siapkan Pasukan Khusus Memburunya

Senin, 22 Februari 2021 07:01
Kopral Princen Membelot ke TNI, Belanda Siapkan Pasukan Khusus Memburunya

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pimpinan tentara Belanda di Indonesia, Mayor Jenderal E. Engles berang luar biasa. Salah satu anak buahnya, kopral Johannes Cornelius Princen membelot ke pihak TNI.

Engles tak habis pikir, bagaimana seorang Belanda totok malah bisa bergabung dengan pihak musuh? Selain itu, Engles mendapatkan intel Princen bergabung dengan pasukan Divisi Siliwangi, ikut long march. Bahkan, Princen didapuk menjadi Komandan Pasukan Istimewa Bataliyon Kala Hitam dengan pangkat Letnan Dua.

Advertisement

Bersama pasukannya, Princen banyak membuat kerugian di pihak Belanda. Banyak prajurit Belanda yang tewas di tangan pasukan Princen. Kondisi ini jelas tak menguntungkan Belanda, baik secara politik ataupun di medan tempur.

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 13 Juli: 'Andai Aku Seorang Belanda' Terbit

Angkatan Darat Belanda tak tinggal diam. Juni 1949, pasukan pemburu Princen dibentuk. Dua komandan terbaik dari Kors Speciale Troepen (KST, pasukan khusus Belanda), Letnan Henk Ulrici dan Letnan T.E Spier, menjadi pimpinan pasukan pemburu ini.

Baca: Apakah Pedagang dengan Enterpreneur Itu Sama? Bedanya di Mana?

Dengan kekuatan setingkat kompi (100 orang) yang terdiri dari tentara Belanda, Ambon, Minahasa, Timor, Jawa, dan Sunda. Kode pasukan ini adalah Kompi Eric (Eric Compagnie).

Kabar pasukan pemburu ini sampai ke telinga Princen. Dia kemudian memerintahkan markas Pasukan Istimewa dipindahkan ke Cibogo, sebuah tempat yang diapit Bukit Cadas Guntung dan perkebunan teh gunung.

9 Agustus dinihari, pasukan pemburu Kompi Eric menyerbu markas Princen. Pondok yang diduga tempat Princen istirahat.

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 27 Desember: Penyerahan Kedaulatan Belanda Kepada RIS

Eric kemudian menyerbu pondok tersebut. Begitu mendobrak pintu, matanya yang terlatih mendapatkan sesosok tubuh di sudut pondok. Tanpa ragu, Eric segera memberondong sosok tersebut dengan tenbakan.

Eric kemudian mengetahui bahwa sosok tersebut adalah Odah, isteri Princen yang tengah hamil 8 bulan. Darah dan isi kepala berserakan.

Eric kemudian memerintahkan pondok tersebut dibakar, dan dia mundur bersama pasukannya.

Akibat serangan Eric, 12 Pasukan Istimewa menjadi korban, termasuk Odah. Princen yang mencoba mencegat pasukan Eric, namun terlambat, dikutip dari berbagai sumber. (bpc4)

Berita Terkini

Jumat, 26 Februari 2021 17:25

Kajati Riau Lantik Lima Kajari dan Dua Koordinator

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-128/C/02/2021.

Jumat, 26 Februari 2021 16:55

Waspada, Ini Tanda-Tanda Keberadaan Buaya Muara

Di Riau sendiri, ada banyak laporan masyarakat yang menjadi korban buaya muara

Jumat, 26 Februari 2021 16:38

Vaksin Mandiri ‘Cederai’ Prinsip Kesetaraan, Petisi pun Digalang

Vaksin mandiri telah melanggar prinsip kesetaraan.

Jumat, 26 Februari 2021 15:30

realme Narzo 30 Diluncurkan Maret dengan Kekuatan Baterai Jumbo

realime Nazro 30 akan diluncurkan pada 3 Maret 2021.

Jumat, 26 Februari 2021 15:01

Soal Karhutla, M Adil: Pulang, Langsung Rapat

dia akan segera menggelar rapat dengan Forkompimda di Meranti terkait karhutla

Jumat, 26 Februari 2021 14:39

Dilantik Jadi Bupati, Adil Janjikan Segera Laksanakan Visi Misi

Tentang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, UMKM, air bersih

Jumat, 26 Februari 2021 14:35

Syamsuar Pertegas Agar Bupati/Walikota Dilantik Jangan Sepelekan Karhutla

Ketiga daerah ini termasuk rawan Karhutla.

Jumat, 26 Februari 2021 14:17

KBS Nyatakan Dukungan Relokasi Investasi BKPM Di Batang

KIT Batang merupakan lokasi khusus disiapkan untuk investor dari dalam dan luar negeri.

Jumat, 26 Februari 2021 13:57

‘Pertikaian’ Moeldoko dan SBY, Benarkah AHY Akan Makin ‘Tersudut?’

Munculnya sejumlah tokoh yang pernah berada di PD makin menyudutkan posisi AHY.

Jumat, 26 Februari 2021 13:27

Riau Pertimbangkan Opsi Investasi Aset untuk Pembangunan Infrastruktur 

Syamsuar mengatakan opsi itu akan jadi bahan pertimbangan.