Orang-orang Terkaya RI, Dari Tukang Foto Copy Hingga Jualan Koran

Selasa, 26 November 2013 15:51
Orang-orang Terkaya RI, Dari Tukang Foto Copy Hingga Jualan Koran

BERTUAHPOS.COM – Daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes Asia 2013 baru saja dirilis. Total kekayaan orang-orang tajir Indonesia mencapai US$ 95 miliar (Rp 950 triliun).

Ada fakta-fakta menarik dari beberapa 50 orang-orang terkaya di Indonesia versi Forbes 2013.

Advertisement

Para orang kaya ini dahulunya berjuang membangun bisnis dari nol dan tak sedikit dari kalangan miskin. Berikut ini kisah singkat mereka:
1. Chairul Tanjung
Orang terkaya ke-5 di Indonesia Chairul Tanjung (CT), yang memiliki kekayaan US$ 4 miliar (Rp 40 triliun). CT merupakan pemilik CT Corp, terlahir dari keluarga kelas bawah.

Bakat bisnisnya mulai terlihat ketika masa sekolah misalnya menjadi panitia penyelenggara tour sekolah, bahkan saat kuliah ia sudah sukses berbisnis jasa foto copy. Ia pun kemudian merambah ke bisnis alat-alat praktik kedokteran saat di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI)

Baca: Harga di Posisi Normal, Petani Sawit Harus Pertahankan Kualitas

Dalam setahun kekayaannya bertambah US$ 600 juta (Rp 6 triliun), padahal tahun lalu kekayaan ditaksir US$ 3,4 miliar atau sekitar Rp 34  triliun.

2. Murdaya Poo
Pengusaha lain yang memulai bisnis dari nol yaitu Murdaya Poo. Ia memulai karirnya menjual koran, pemilik JIExpo, Kemayoran ini meraup banyak keuntungan dari 100 kegiatan per tahun yang diadakan di JIExpo, Jakarta.

Kini Murdaya Poo berada di peringkat ke-16 orang terkaya di Indonesia dengan harta kekayaan ditaksir US$ 1,75 miliar (Rp 17,5 triliun). Peringkat kekayaanya naik dari tahun lalu yang menduduki peringkat 19 dari 40 orang terkaya se-Indonesia, waktu itu kekayaannya hanya US$ 1,5 miliar atau Rp 15 triliun.

3. Tahir
Orang kaya lainnya yang merintis dari nol adalah Tahir. Pemilik Grup Mayapada ini memulai usaha dari ayahnya yang memiliki usaha membuat becak. Ia sempat berhenti sekolah medis di Taiwan karena ayahnya sakit.

Ia kemudian belajar berbisnis di Singapura, dan memulainya di Bank Mayapada. Istrinya, Rosy merupakan putri taipan dari Mochtar Riady.

Tahun lalu Tahir menduduki peringkat ke-12 dari 40 orang terkaya se-Indonesia dengan kekayaan mencapai US$ 1,8 miliar atau Rp 18 triliun.

Namun tahun ini kekayaanya bertambah US$ 205 juta (Rp 2 triliun) menjadi US$ 2,05 miliar (Rp 20,5 triliun) dengan posisi yang sama peringkat ke-12 dari 50 orang  terkaya.

4. Eka Tjipta Wijdada
Eka Tjipta Wijdaja yang merupakan imigran asal China. Saat masih muda, ia memulai usahanya berawal dari menjual biskuit.

Tahun ini kekayaan Eka Tjipta Widjaja & Keluarganya mencapai US$ 7 miliar (Rp 70 triliun). Kekayaannya tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu yang sempat mencapai US$ 7,7 miliar (Rp 77 triliun)

5. Boenjamin Setiawan
Orang kaya lainnya yang memulai bisnis dari nol adalah Boenjamin Setiawan. Pendiri perusahaan farmasi, Kalbe Farma ini mengaku pernah memulai bisnis farmasi dari sebuah garasi mobil.

“Itu perusahaan bekas garasi. Kalau mau memulai usaha dari garasi, ini dialami oleh pengusaha dunia lainnya, kenyataannya berhasil,” kata Boenjamin.

Bisnis farmasinya berawal dari  membuat produk obat cacing. Dari keuntungan bisnis itu, ia putar lagi menjadi investasi dan seterusnya hingga besar seperti sekarang ini.

Kekayaan Boenjamin Setiawan & Keluarga tahun ini mencapai US$ 3 miliar (Rp 30 triliun), atau bertambah US$ 650 juta (Rp 6,5 triliun). Tahun lalu kekayaan hanya  US$ 2,35 miliar (Rp 23,5 triliun)

6. Martua Sitorus
Lalu ada Martua Sitorus, pemilik Wilmar International awalnya berdagang udang saat masih muda. Lalu ia mendirikan Wilmar dengan keponakan orang terkaya di Malaysia, Kuok Khoon Hong, diantara bergerak sektor perkebunan dan pabrik olahan sawit.

Martua Sitorus tahun ini tetap bertahan masuk peringkat ke-15 orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan US$ 1,85 miliar (Rp 18,5 triliun) atau bertambah sekitar Rp 1 triliun. Tahun lalu harta kekayaannya hanya mencapai US$ 1,75 miliar atau Rp 17,5 triliun.

7. Djoko Susanto
Selain itu ada Djoko Susanto ternyata tak lulus SMA/SLTA. Saat remaja ketika usianya 17 tahun, Djoko mulai mengelola warung-warung makanan. Dia juga menjajakan rokok dan membuka beberapa warung kelontongan. Djoko fokus mengembangkan bisnis ritel termasuk Alfamart dan Alfa Midi.

Tahun ini kekayaan Djoko Susanto mencapai  US$ 1,15 miliar (Rp 11,5 triliun) dengan peringkat ke-25 orang terkaya Indonesia. Kekayaannya turun dari tahun lalu, pada 2012, ia masuk peringkat ke-20 orang terkaya se-Indonesia US$ 1,4 miliar atau mencapai Rp 14 triliun.(detik.com)