• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Riau Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan ternak Setelah ditemukan Kasus Flu Babi Afrika di Batam

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 Mei 2023
Flu Babi Afrika

Riau intensifkan pengawasan hewan masuk setelah ditemukannya kasus flu babi Afrka di Batam.

111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemprov Riau mengintensifkan pengawasan terhadap pergerakan hewan ternak yang masuk, sebagai langkah proteksi dan antisipasi, setelah ditemukannya kasus flu babi Afrika di Batam, Kepulauan Riau.

Indikasi adanya babi yang diduga terinfeksi African Swine Fever Virus (ASF) di Batam, memang mengharuskan langkah pengawasan terhadap lalu lintas hewan diketatkan, jika tidak ingin virus yang sama masuk ke Riau.

“Antisipasi yang kami lakukan adalah dengan mengawasi lalu lintas ternak,” kata Kabid Kesehatan Hewan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau Faralinda Sari, Selasa, 16 Mei 2023.

Baca Juga: Apakah Kota Pekanbaru Steril dari Kasus Flu Burung?

Salah satu penekanannya, seluruh hewan—khususnya hewan ternak—yang lewat atau melintas di Riau diwajibkan dilengkapi dengan dokumen pendukung, seperti surat keterangan kesehatan hewan, hasil uji laboratorium, surat rekomendasi masuk dan lain-lain, yang semuanya harus diurus di DPMPTSP Provinsi Riau.

Dia menyebut, seluruh dokumen-dokumen ini lah yang menjadi bukti kuat sekaligus jaminan, bahwa hewan ternak yang masuk atau melintas di Riau sudah dilakukan pemeriksaan dari daerah asalnya.

“Cara ini setidaknya dapat mengurangi risiko terhadap penularan penyakit. Sebab ternak yang masuk atau melintas kondisi kesehatannya jelas dan terjamin,” sebutnya.

Singapura telah menghentikan kegiatan ekspor babi hidup dari Batam, setelah ditemukan ada infeksi virus African Swine Fever. Virus yang dikenal dengan flu babi Afrika ini ditemukan di rumah pemotongan hewan Jurong, pada April 2023.

Sedangkan Badan Karantina Pertanian baru-baru ini juga melaporkan temuan kasus African Swine Fever (ASF) pada sejumlah babi asal Batam yang biasanya diekspor ke Singapura.***

Tags: Flu Babi Afrika
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Flu Babi Afrika
Berita

Antisipasi Penyebaran Flu Babi Afrika di Riau, Kadiskes Imbau Warga Tetap Selalu Waspada 

...

Read moreDetails
Next Post
Badan Kehormatan DPRD Riau melakukan kunjungan observasi ke DPRD Kepulauan Riau, Batam 16 Mei 2023

Badan Kehormatan DPRD Riau Kunjungan Observasi ke BK DPRD Kepri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.