• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perang Rusia-Ukraina Akan Berdampak Serius pada Pangan, Energi Bahkan Pupuk, Siap-siap Resesi Global

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
27 Mei 2022
Perang Rusia Ukraina

Bank Dunia.

107
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Perang Rusia dan Ukraina diyakini akan memberikan dampak serius terhadap kondisi ekonomi global. Bahkan, sejumlah negara bakal dihadapkan pada masalah harga pangan dan energi, hingga ketersediaan pupuk. Dengan demikian, dampak terburuk dari perang Rusia dan Ukraina akan muncul resesi global.

Presiden Bank Dunia David Malpass menekankan, lonjakan harga energi telah menyebabkan perekonomian Jerman yang  saat ini berada di posisi keempat terbesar dunia mengalami perlambatan.  

“Ketika kita melihat PDB global, sulit untuk melihat bagaimana menghindari resesi,” kata Malpass dalam  sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang AS beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari Reuters.

Malpass mengatakan, perlambatan ekonomi tak hanya terjadi di Jerman, Cina dan Amerika Serikat juga mengalami kondisi serupa. Sementara ekonomi Ukraina dan Rusia sudah pasti akan mengalami penurunan tajam. 

Dia mengungkapkan, faktor harga energi yang saat ini telah meningkat lebih dari dua kali lipat sebenarnya sudah mampu memicu resesi global. Selain itu, terdapat faktor pengurangan produksi pupuk saat ini juga dapat memperburuk kondisi di banyak negara.   

“Negara-negara berkembang semakin terpukul karena kekurangan pupuk dan stok makanan serta pasokan energi,” katanya. 

Dijelaskan pula, pertumbuhan ekonomi di China yang relatif tajam disebabkan oleh pandemi Covid-19, inflasi, dan krisis real estate yang sudah dihadapi negara itu sebelumnya.  Malpass tidak memberikan prediksi khusus terkait potensi resesi global. 

Adapun Bank Dunia pada bulan lalu telah memangkas perkiraan pertumbuhan globalnya untuk tahun 2022 dari prediksi pada Januari sebesar 4,1% menjadi 3,2%, Proyeksi yang lebih rendah ini menghitung dampak dari invasi Rusia ke Ukraina.  

Bank Dunia dalam laporan terbarunya yang dirilis bulan lalu juga memperingatkan bahwa masyarakat dunia akan menghadapi tren  kemunduran pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan dan kesetaraan gender. Aktivitas komersial dan perdagangan juga akan menurun. 

Selain itu, krisis utang dan depresiasi mata uang akan memberi beban sangat berat bagi kelompok miskin. Lembaga ini juga menyebut utang dan inflasi menjadi dua masalah besar yang dihadapi pertumbuhan ekonomi global. Banyak negara berada dalam tekanan keuangan yang parah akibat tingkat utang dan defisit yang tinggi.***

Tags: ekonomi globalharga energiharga gasHarga panganperang rusia ukrainaresesi global
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya
Ekonomi

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

...

Read moreDetails
Meski Harga Gas Melonjak, Asia Tenggara Tetap Genjot Pembangkit Listrik Gas Alam

Meski Harga Gas Melonjak, Asia Tenggara Tetap Genjot Pembangkit Listrik Gas Alam

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

Defisit Transaksi Berjalan Tembus 3,3%, OJK: Sektor Keuangan Tetap Stabil

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

Harga CPO Ditutup Variatif, Volatilitas Energi Bikin Pelaku Pasar Cenderung Berhati-hati

Kontrak CPO Berpeluang Bullish, Harga Diperkirakan Capai RM5.000

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

Next Post
anak ridwan kamil

Menlu RI Sebut Pencarian Anak Ridwan Kamil Dilanjutkan Hari Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.