Peluang Pasar Terbuka Lebar, Kuansing Didorong Kembangkan Industri Hilirisasi Karet

Senin, 10 Januari 2022 10:45
Peluang Pasar Terbuka Lebar, Kuansing Didorong Kembangkan Industri Hilirisasi Karet
Ilustrasi pabrik karet

BERTUAHPOS.COM, KUANSING  — Pemprov Riau mendorong Pemerintah Kabupaten Kuansing untuk mengembangkan industri hilirisasi karet. Hilirisasi terhadap komoditi ini sangat diperlukan agar produksi karet dan turunnya memberikan nilai tambah untuk perekonomian masyarakat.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan Pemda sudah harus bergerak pada pengembangan industri hilirisasi karet dengan memberdayakan para petani untuk menghasilkan produk karet berkualitas.

“Pasar untuk produk dengan bahan dasar karet di Indonesia terbuka lebar. Apalagi pemerintah saat ini membuat kebijakan agar setiap perusahaan memprioritaskan komponen lokal pada mesin-mesin industri mereka khusus di Riau,” ungkapnya,

Dia menambahkan, Kuansing punya potesi besar untuk industri hilirisasi karet bisa berkembang. Salah satunya dengan cara menjalin kerjasama dengan banyak perusahaan di Riau yang membutuhkan bahan baku karet, salah satunya perusahaan Migas yang selama ini banyak menggunakan komponen karet yang diimpor dari luar negeri.

Baca: Menteri Ida Fauziyah Sentil Anies Baswedan, ‘Aturan UMP Jangan Diutak-atik’

“Padahal produk yang diimpor itu seharusnya bisa diproduksi dengan industri hilirisasi lokal sehingga kebutuhan-kebutuhan bahan baku dari karet yang dibutuhkan perusahaan bisa dipenuhi lokal. Saya yakin produk seperti itu bisa diproduksi di lokal,” terangnya.

Potensi pasar yang luas ini, kata Syamsuar, harus bisa dimanfaatkan daerah sebagai sarana untuk mengangkat perekonomian masyarakat. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang sejal awal mendorong 50% bahan baru industri di Tanah Air harus memanfaatkan produk lokal.

Kepala Baristand Industri Palembang Syamdian mengatakan, penggunaan produk bahan karet untuk subtitusi atau pengganti plastik kini tengah digalakkan untuk tujuan ramah lingkungan. Hal ini tentu saja menciptakan peluang pasar baru terhadap produk berbahan karet.

“Dengan terbukannya pelung tersebut, para petani karet di daerah bisa memanfaatkannya untuk menangkat perekonomian petani,” tuturnya. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 19 Januari 2022 20:39

Teller Bank BRI Leluasa Bobol Rekening Nasabah, Pekan Depan Diadili

Teller Bank BRI ini sebelumnya leluasa membobol rekening 8 nasabah dengan nilai Rp1,2 miliar.

Rabu, 19 Januari 2022 20:33

Terjadi Panic Buying Beli Minyak Goreng, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sidak Ritel Guna Cegah Penimbunan

Bahkan viral di media sosial emak-emak rela antre untuk membeli minyak goreng satu harga yang mulai diterapkan hari ini.

Rabu, 19 Januari 2022 17:06

Pemprov Riau Diminta Batalkan Penyertaan Modal Ke Jamkrida dan BRK

Aksi unjuk rasa ini digelar di depan Kantor Gubernur Riau pada, Rabu, 19 Januari 2022 di Pekanbaru. 

Rabu, 19 Januari 2022 17:03

Akhir Pekan Ini Mendagri Tito Karnavian ke Riau, Salah Satu Agendanya Tinjau Vaksinasi Massal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Rabu, 19 Januari 2022 16:09

Riau Sudah Berangkatkan 221 Jemaah Umrah dalam Tiga Kali Keberangkatan

Keberangkatan dilakukan pada tanggal 8, 10 dan 12 Januari 2022.

Rabu, 19 Januari 2022 14:54

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Sebagai Orang Sunda, Saya Terusik dengan Ucapan Arteria Dahlan

Ridwan Kamil mengaku sangat risih dengan pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP Artieria Dahlan.

Rabu, 19 Januari 2022 14:38

Syamsuar Sebut Rata-rata 20 Perkara Hukum Dihadapi dalam Setahun

Jumlah perkara hukum yang relatif banyak, SDM kurang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:25

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

Rocky mengutip kegelisahaan Sri Mulyani bahwa anggaran untuk membangun IKN Nusantara sebagian besar dari utang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:11

Edy Natar Khawatirnya Potensi Kepanikan Sosial, Daerah Jangan Pernah Sepelekan Covid Omicron

“Kalau kepanikan sosial ini terjadi nanti, akan mempengaruhi psikologis masyarakat kita.”

Rabu, 19 Januari 2022 12:52

Antisipasi Penyebaran Covid Omicron, Syamsuar Sebut PNS Tak Diizinkan ke Luar Daerah

Langkah ini dalam rangka upaya Pemprov Riau mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.