• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ormas Islam Malaysia Kutuk Serangan Israel, ‘Mereka tak Dibiarkan Beribadah dengan Tenang’

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
15 April 2022
imam mesjid al aqsa, serangan masjidil aqsa

Masjid Al Aqsa. (pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Serangan pasukan pendukung Israel ke Masjidil Al-Aqsa dan menyerukan umat Muslim untuk bertindak, mendapat kecaman dari gabungan Organisasi Masyarakat (Ormas) Malaysia.

Diserukan, “Umat ​​Islam harus bangkit memprotes dan mengutuk para penyerang zionis. Bulan suci Ramadan sedang diganggu oleh serangan dan tidak bisa dibiarkan begitu saja,” ujar pernyataan Presiden Musyawarah Ormas Islam Malaysia (MAPIM) Mohd Azmi Abdul Hamid kepada Anadolu Agency pada Jumat.

Azmi menyerukan tindakan segera oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)  dan mendesak negara-negara Muslim melindungi Masjid Al-Aqsa dan jamaahnya. MAPIM juga mendesak pemerintah Malaysia mengeluarkan pernyataan tegas dan memulai pertemuan darurat OKI.

“Serangan itu diluncurkan di tengah penggerebekan, pembunuhan dan penangkapan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki di Jenin dan Ramallah oleh operasi zionis,” ucap Azmi.

Sejumlah warga Palestina terluka ketika polisi Israel menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa yang terjajah pada Jumat pagi. Dalam pernyataannya, sebagaimana dikutip dari Anadolu Agency, Bulan Sabit Merah Palestina, mengatakan puluhan warga cedera akibat serangan polisi Israel.

“59 luka telah dievakuasi dari Masjid Al-Aqsa ke rumah sakit Yerusalem,” terang Bulan Sabit Merah Palestina.

Polisi Israel melontarkan rentetan granat kejut di halaman masjid. Departemen Wakaf Islam di Yerusalem menyatakan dalam sebuah pernyataan tertulis, yang dikirim ke Anadolu Agency, bahwa salah satu penjaga masjid terkena peluru logam berlapis karet di bagian matanya.

Saksi mata mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa polisi Israel mengejar para jamaah dan memukuli mereka di halaman masjid.***

Tags: muslim al aqsapendukung israelserangan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Tak mengakui Israel
Berita

Rusia Beri Peringatan ke Israel  Terkait Serangan ke Suriah

...

Read moreDetails
rusia ukraina

Rusia Pertegas Tak Ada Serangan ke Ukraina

Bandara King Abdullah Diserang Pesawat Tanpa Awak, Dilaporkan Puluhan Orang Terluka

Kekejaman israel, Krisis Listrik Ancam Berhentinya Operasional RS Indonesia di Gaza

Soal Serangan Israel ke Palestina, PBB Belum Melihat Bukti Itu Kejahatan Perang

3 Roket Sasar Tentara AS di Baghdad

Next Post
Harga CPO Dunia Terdampak Krisis Energi & Pangan Perang Rusia-Ukraina, Berimbas ke Sawit di Riau, ekspor minyak goreng, larangan ekspor cpo

Realisasi Penerimaan DJBC Riau Lampaui Target

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.