Muhammadiyah Tegaskan Palestina-Israel Adalah Penjajahan, Bukan Konflik Lahan

Minggu, 30 Mei 2021 14:01
Muhammadiyah Tegaskan Palestina-Israel Adalah Penjajahan, Bukan Konflik Lahan
Bangunan hancur di Palestina

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ketua PP Muhammadiyah Tahun 1993-1998 yanh kini Duta Besar RI untuk Lebanon, Hadjriyanto Y Thohari menegaskan bahwa konflik Palestina-Israel terjadi karena penjajahan oleh Israel, bukan konflik lahan yang selama ini banyak dinarasikan golongan tertentu.

Diterangkan Hadjri, penjajahan Israel pada Palestina dimulai pada tahun 1948. Berdirinya negara Israel adalah akibat runtuhnya kekuasaan Turki Ustmani, dan wilayah kekuasaanya di Jazirah Arab dibagi-bagi oleh pemenang perang seperti Amerika Serikat (AS) dan Inggris, termasuk Palestina.

Advertisement

Presiden AS saat itu, Harry S Truman bahkan memberikan pengakuan 4 jam setelah negara Israel didirikan.

Kemudian, kini dinarasikan oleh media barat dan sejumlah pihak bahwa konflik Palestina-Israel adalah perebutan lahan, bukan penjajahan.

BACA JUGA:  Kekerasan Pada Relawan, Muhammadiyah Minta Kapolri dan Kompolnas Turun Tangan

Baca: Marah Tidak Dihina di Medsos? Ini Jawaban Kocak UAS

“Itulah pentingnya pengetahuan. Karena itu, umat Islam selalu dianjurkan bahkan diwajibkan untuk terus belajar dan tidak berhenti,” ujar Hadjri di laman resmi Muhammadiyah.

Hadjri juga mengungkapkan kekhawatirannya tentang mengaburkan isu penjajahan Israel ke Palestina. Sehingga, dukungan rakyat Indonesia juga memudarkan karena narasi-narasi salah yang diedarkan.

“Karena itu, masyarakat terus mengakses sumber-sumber bacaan ilmiah dan tak lantas percaya dengan narasi umum di media massa,” pungkas dia. (bpc4)