Komnas PA Kembali Suarakan Label Senyawa Kimiawi pada Galon Guna Ulang

Kamis, 30 Desember 2021 13:02
Komnas PA Kembali Suarakan Label Senyawa Kimiawi pada Galon Guna Ulang
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait kembali suarakan akan pentingnya pemberian label pada galon guna ulang.

Hal itu agar anak bebas dari senyawa kimiawi mengandung Bisphenol A (BPA) dalam menjaga pentingnya kesehatan kesehatan, terutama kepada ibu dan anak-anak Indonesia.

“Sekali lagi yang menjadi fokus Komnas PA adalah perlindungan anak, khususnya dalam menjaga kesehatan bayi, balita dan janin pada ibu hamil,” kata Arist dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 30 Desember 2021.

Arist secara tegas menyampaikan pihaknya mendukung dan siap mengawal BPOM yang merevisi Peraturan Kepala BPOM No 31/2018 seperti yang disampaikan Kepala BPOM Penny K Lukito pada Ahad, 26 Desember 2021 lalu.

Baca: Melihat Sirkuit Trakhir MotoGP 2018 di Valencia

“Menurut Arist, apa yang dilakukan BPOM sudah tepat,” ujarnya. 

Revisi Peraturan Kepala BPOM dan mewacanakan akan memberi label Free BPA pada galon guna ulang yang berbahan polycarbonat, kata dia, telah menunjukkan BPOM telah menjalankan amanat konstitusi.

Arist menyebut, ini murni masalah kesehatan. Di negara manapun, semua industri pasti mengutamakan kesehatan. Terlebih menyangkut pangan yang dikonsumsi ibu, bayi, balita dan janin. Mereka sebagai penerus keberlangsungan hidup bangsa.

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar telah mengingatkan bahayanya senyawa BPA yang terdapat di dalam galon guna ulang. 

BPA itu, senyawa kimia yang bertujuan untuk mengeraskan plastik untuk kokoh.

Secara studi, BPA banyak dipakai untuk botol susu anak. “Untuk itu saya ingin ibu-ibu yang menyusui dapat terlindung dari bahaya BPA,” kata Nia Umar. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 19 Januari 2022 20:39

Teller Bank BRI Leluasa Bobol Rekening Nasabah, Pekan Depan Diadili

Teller Bank BRI ini sebelumnya leluasa membobol rekening 8 nasabah dengan nilai Rp1,2 miliar.

Rabu, 19 Januari 2022 20:33

Terjadi Panic Buying Beli Minyak Goreng, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sidak Ritel Guna Cegah Penimbunan

Bahkan viral di media sosial emak-emak rela antre untuk membeli minyak goreng satu harga yang mulai diterapkan hari ini.

Rabu, 19 Januari 2022 17:06

Pemprov Riau Diminta Batalkan Penyertaan Modal Ke Jamkrida dan BRK

Aksi unjuk rasa ini digelar di depan Kantor Gubernur Riau pada, Rabu, 19 Januari 2022 di Pekanbaru. 

Rabu, 19 Januari 2022 17:03

Akhir Pekan Ini Mendagri Tito Karnavian ke Riau, Salah Satu Agendanya Tinjau Vaksinasi Massal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Rabu, 19 Januari 2022 16:09

Riau Sudah Berangkatkan 221 Jemaah Umrah dalam Tiga Kali Keberangkatan

Keberangkatan dilakukan pada tanggal 8, 10 dan 12 Januari 2022.

Rabu, 19 Januari 2022 14:54

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Sebagai Orang Sunda, Saya Terusik dengan Ucapan Arteria Dahlan

Ridwan Kamil mengaku sangat risih dengan pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP Artieria Dahlan.

Rabu, 19 Januari 2022 14:38

Syamsuar Sebut Rata-rata 20 Perkara Hukum Dihadapi dalam Setahun

Jumlah perkara hukum yang relatif banyak, SDM kurang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:25

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

Rocky mengutip kegelisahaan Sri Mulyani bahwa anggaran untuk membangun IKN Nusantara sebagian besar dari utang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:11

Edy Natar Khawatirnya Potensi Kepanikan Sosial, Daerah Jangan Pernah Sepelekan Covid Omicron

“Kalau kepanikan sosial ini terjadi nanti, akan mempengaruhi psikologis masyarakat kita.”

Rabu, 19 Januari 2022 12:52

Antisipasi Penyebaran Covid Omicron, Syamsuar Sebut PNS Tak Diizinkan ke Luar Daerah

Langkah ini dalam rangka upaya Pemprov Riau mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.