• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Sejarah Penemuan Air Terjun Batu Tilam, Surga Tersembunyi dari Kampar Riau

Redaksi by Redaksi
24 Agustus 2024
Ini Sejarah Penemuan Air Terjun Batu Tilam, Surga Tersembunyi dari Kampar Riau

foto: Media Center Riau

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Air Terjun Batu Tilam, yang terletak di desa terpencil di belantara Bukit Barisan, kini mulai dikenal sebagai destinasi wisata yang menantang dan memikat.

Perjalanan menuju air terjun ini memerlukan ketahanan fisik dan mental yang tinggi, menjadikannya sebagai destinasi bagi para petualang sejati.

Perjalanan menuju Air Terjun Batu Tilam dimulai dari Kota Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau. Para pengunjung harus menempuh jarak sekitar 71 kilometer menuju Desa Lipat Kain, yang memakan waktu sekitar dua jam dengan mobil atau motor.

Dari Desa Lipat Kain, perjalanan dilanjutkan ke Desa Kebun Tinggi. Jarak yang harus ditempuh sekitar 75 kilometer ini memerlukan waktu sekitar lima jam, terutama pada musim hujan ketika kondisi jalan menjadi lebih menantang.

Sesampainya di Desa Kebun Tinggi, perjalanan menuju lokasi air terjun masih memerlukan waktu sekitar satu jam dengan melintasi hutan belantara sepanjang 3-4 kilometer.

Selama perjalanan, pengunjung akan disuguhi keindahan alam yang masih perawan dengan suara burung dan hewan liar di sekelilingnya. Di kawasan ini, terdapat sekitar 27 air terjun dengan ketinggian bervariasi dari 10 meter hingga 150 meter.

Wisatawan yang ingin menikmati keindahan empat air terjun yang dapat diakses cukup membayar tiket sebesar Rp 35.000 per hari. Biaya tersebut digunakan untuk pengelolaan kebersihan dan fasilitas lainnya. Pengunjung akan disuguhi panorama alam yang menakjubkan, termasuk bebatuan besar dan vegetasi hutan yang rimbun.

Sejarah dan Penemuan

Menurut cerita lokal, Air Terjun Batu Tilam berasal dari masa lalu ketika seorang penduduk merantau ke lokasi tersebut untuk mencari nafkah. Gua di balik air terjun ini dipercaya sebagai tempat perlindungan leluhur selama masa penjajahan Belanda dan Jepang.

Sambil berlindung, orang tua itu membuat bencui atau amunisi berperang, ndan ama Batu Tilam sendiri diambil dari sebuah batu tempat istirahat yang disebut “Tilam” atau alas tempat tidur.

Penemuan air terjun ini terjadi pada akhir tahun 2009 oleh warga setempat. Pada tahun 2015, tokoh masyarakat dan warga kembali menjelajahi lokasi dan mulai bergotong-royong untuk membangun fasilitas dasar.

Pada tahun 2017, musyawarah dilakukan untuk menjadikan air terjun ini sebagai objek wisata, dengan pembukaan akses jalan yang lebih baik.

Saat ini, Air Terjun Batu Tilam sudah dilengkapi dengan fasilitas seperti delapan pondok peristirahatan dan MCK untuk kenyamanan pengunjung. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, menyatakan apresiasi terhadap upaya desa dalam mengembangkan destinasi wisata ini.

“Batu Tilam telah meraih Juara 1 Anugerah Pesona Indonesia tahun 2020 sebagai surga tersembunyi di Riau. Kami akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memajukan sektor pariwisata di Desa Kebun Tinggi,” ungkap Roni.

Roni juga menambahkan bahwa sektor pariwisata di Kabupaten Kampar terus berkembang berkat komitmen pemerintah daerah dan dukungan dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan destinasi wisata ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat dan UMKM.

Share6Tweet4Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Redaksi

Redaksi

Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028
Ekonomi

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

...

Read moreDetails
Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis. PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

OJK Riau Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Perencanaan Nasional. OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Next Post
BKSDA Riau Bantah Video Viral Wajah Manusia yang Rusak Diserang Harimau, Ini Fakta Sebenarnya

BKSDA Riau Bantah Video Viral Wajah Manusia yang Rusak Diserang Harimau, Ini Fakta Sebenarnya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.