• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ilmuwan Kanada: Nenek Moyang Manusia Purba Berasal dari Flores

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
27 April 2022
Nenek moyang manusia purba dari Indonesia

Nenek moyang Manusia Purba berasal dari Flores, Indonesia.

134
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Gregory Forth, seorang antropolog pensiunan dari Universitas Alberta, Kanada, menduga bahwa nenek moyang Manusia Purba berasal dari Flores, Indonesia.

Dia mengungkapkan pendapat itu dalam buku terbarunya.

Di rentang 700.000 dan 60.000 tahun yang lalu, diperkirakan manusia purba kecil tinggal di pulau Flores.

Nenek moyang Manusia Purba itu disebut Homo floresiensis, atau dijuluki hobbit karena tingginya hanya sekitar 106 sentimeter, memiliki ukuran kecil dan berkaki besar, dan sudah mengenal peralatan hidup.

Dalam bukunya itu, Gregory Forth mengemukakan ada laporan tentang ‘manusia kera’ di Pulau Flores — yang bisa jadi merupakan penampakan nenek moyang manusia purba, yang masih beredar hingga sekarang. 

“Kami benar-benar tidak tahu kapan spesies ini punah,” kata Forth kepada Live Science.

“…atau memang, berani saya katakan, kami bahkan tidak tahu apakah itu punah. Jadi ada kemungkinan dia masih hidup.”

Para ahli menanggapi apa yang disampaikan Forth terlalu didramatisir dan ditanggapi dengan skeptis.

“Flores adalah sebuah pulau. Luas wilayahnya hampir sama dengan Connecticu. Ada 2 juta orang yang tinggal di sana sekarang,” kata John Hawks, ahli paleoantropologi di University of Wisconsin.

 “Populasinya tersebar di seluruh pulau. Secara realistis, gagasan bahwa ada primata besar yang tidak teramati di pulau ini dan bertahan dalam populasi yang dapat menopang dirinya sendiri hampir mendekati nol,” kata Hawks. 

Tapi, Forth melihatnya secara berbeda. Forth telah melakukan penelitian lapangan antropologis di pulau itu sejak tahun 1984.

Sejak saat itu, dia mendengar semua cerita-cerita masyarakat lokal tentang makhluk-makhluk humanoid kecil berbulu yang hidup di hutan. 

Forth lalu menuliskan kisah-kisah ini dalam penelitiannya sampai tahun 2003, saat Homo Floresiensis ditemukan. 

Saat itulah, dia mengatakan kepada Live Science, bahwa dia membuat koneksi. 

“Saya mendengar tentang makhluk mirip manusia kecil yang serupa di wilayah bernama Lio, yang dikatakan masih hidup, dan orang-orang memberi penjelasan tentang seperti apa rupa mereka,” kata Forth.

Between Ape and Human: An Anthropologist on the Trail of a Hidden Hominoid (Pegasus Books, 2022), yang menjadi penggalan kutipan dari buku Forth.

Dia menggambarkan cukup jelas sebuah wawancara dengan seorang pria yang mengaku telah membuang mayat makhluk, “Yang itu tidak mungkin seekor monyet. Tapi juga bukan manusia”

Makhluk itu punya rambut lurus pada tubuh, warnanya terang, bentuk hidungnya cukup bagus, dan sebuah rintisan ekor. 

Selama bertahun-tahun, Forth mengumpulkan 30 laporan saksi mata tentang makhluk serupa yang, disebutnya, sesuai dengan deskripsi Homo floresiensis. 

Forth berpendapat, kisah “manusia kera” di Flores ini berbeda dengan kisah Bigfoot di Pacific Northwest, karena tidak pernah ada kera non-manusia di Amerika Utara. 

Tapi di Flores, katanya, pasti ada Homo floresiensis.***

[bpc2]

Tags: Flores IndonesiaFosil manusia purbaNenek moyang manusia purbapulau Flores
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
pembangunan masjid di tenah wakaf

Gubernur Syamsuar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di Tanah Wakaf

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.