Firdaus Sebut Kalau Harus PPKM Darurat, ‘Kami Siap’ Warga: Kami Nggak Siap!

Rabu, 21 Juli 2021 07:30
Firdaus Sebut Kalau Harus PPKM Darurat, ‘Kami Siap’ Warga: Kami Nggak Siap!
Seorang petugas polisi duduk santai di salah satu warung warga di Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru. (Melba/Bertuahpos)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Walikota Pekanbaru Firdaus menyatakan bahwa Pemko Pekanbaru tengah siap jika memang Kota Pekanbaru harus diberlakukan PPKM Darurat. Apalagi mengingat angka kasus covid-19 masih sangat tinggi.

Namun kesiapan Pemko Pekanbaru bertentangan dengan sikap warga yang menyatakan tidak siap dengan PPKM Darurat. Mereka lelah dengan pembatasan aktivitas yang dilakukan pemerintah. 

“Tentulah ini masalah apa yang akan saya dan anak istri saya makan. Stok sudah mulai menipis. Bagaimana pemerintah mengatasi masalah itu,” tutur Abdi, warga Pekanbaru yang berdomisili di Kecamatan Sail.

Firdaus menyatakan bahwa Pemko Pekanbaru sejak awal telah bersiap jika memang pemerintah pusat menetapkan PPKM Darurat. “Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan provinsi untuk segala persiapan,” tuturnya.

Baca: Penutupan Istana Siak Kembali Diperpanjang Hingga Waktu tak Ditentukan

BACA JUGA:  Hujan Sejak Subuh, Jalan Pekanbaru Kembali Banjir Jadi Sungai

Langkah evakuasi sudah dilakukan. Pemprov Riau, Pemko Pekanbaru bersama dengan Tim Satgas juga sudah membahas hal – hal urgen yang perlu dipersiapkan jika memang mengharuskan Pekanbaru PPKM Darurat.

Saat ini sebanyak 60 ambulan sudah dipersiapkan untuk menjemput pasien isolasi mandiri. Mereka dibawa ke tempat penampungan yang disediakan pemerintah untuk menjalani isolasi. 

“Penampungan yang juga telah dipersiapkan. Bahkan direncanakan penambahan penampungan kontrak dengan pihak swasta,” kata Firdaus.

Tapi, Pemko Pekanbaru seharusnya tidak lupa ada banyak kepala yang harus dikorbankan dengan diberlakukannya kebijakan itu. 

“Saya punya usaha tempat makan kecil. Dengan PPKM MIkro saja, waktu kerja saya cuma 4 jam sehari,” kata Solihin, seorang pedagang nasi goreng pinggiran di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.

Mawardi, yang juga seorang pedagang kecil di jalan Hang Tuah Pekanbaru berkata, dia sangat menghormati setiap kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19. Namun kebijakan yang dibuat tidak dibarengi dengan jaminan. Sedangkan warga, saat ini membutuhkan kepastian.

“Saya setuju PPKM Darurat, asal pemerintah bisa jamin kalau covid-19 hilang. Kalau tidak akan ada PPKM lanjutan, atau kebijakan yang semakin membatasi ruang gerak masyarakat karena covid-19 belum mereda,” katanya.

“Kalau pemerintah punya gaji hingga pensiun, kami cuma dapat uang kalau jualan. Saya paham pemerintah dilema. Tapi begitulah fakta adanya. Perbedaan antara masyarakat biasa dan pejabat sangat jelas. Silahkan pemerintah putuskan,” tuturnya. (bpc2)

Berita Terkini

Jumat, 30 Juli 2021 18:13

Nelayan di Rohil Dapat Bantuan 30 Unit Rumah Panggung

Nelayan, Rohil

Jumat, 30 Juli 2021 17:05

Gubri Sebut Rumah Oksigen Bisa Tampung 200 Pasien Covid-19

Rumah Oksigen Riau

Jumat, 30 Juli 2021 16:03

Ha? Ada Tsunami di Indonesia Hari Ini?

Tsunami Indonesia

Jumat, 30 Juli 2021 15:30

Jokowi: Jangankan Lockdown, Semi Lockdown Saja Sudah Menjerit

Indonesia, Lockdown

Jumat, 30 Juli 2021 15:02

PPKM Level 4 di Pekanbaru Malah Bikin Warga Berkerumun di Tengah Jalan

PPKM Level 4 Pekanbaru

Jumat, 30 Juli 2021 14:15

Video: Pemprov Riau Diminta Segera Serahkan Draf APBD-P 2021

APBD-P Riau 2021

Jumat, 30 Juli 2021 13:30

Daerah Harusnya Bisa Gesa Realisasi Perlinsos dengan PMK Ini

PMK Perlinsos

Jumat, 30 Juli 2021 13:14

Hitung-Hitung Amalan Selama di Dunia

Islampedia

Jumat, 30 Juli 2021 12:36

Wagubri: Jaminan Kesehatan Adalah Hak Pekerja

Jaminan Kesehatan Pekerja