Dirut Bank Riau Kepri Bungkam Soal Puluhan Oknum Pimpinan Diduga Terima Gratifikasi Fee Asuransi

Senin, 02 Agustus 2021 12:10
Dirut Bank Riau Kepri Bungkam Soal Puluhan Oknum Pimpinan Diduga Terima Gratifikasi Fee Asuransi
Bank Riau Kepri. (Melba/Bertuahpos)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Direktur Utama PT. Bank Riau Kepri, Andi Buchari, bungkam ketika dikonfirmasi soal puluhan pimpinan cabang PT. Bank Riau Kepri yang diduga menerima gratifikasi, berupa fee asuransi.

Surat konfirmasi tertulis yang diajukan Bertuahpos.com kepada Dirut PT Bank Riau, Andi Buchari, sejak tanggal 22 Juli 2021 lalu, hingga saat ini belum ditanggapi. Demikian juga dengan konfirmasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp, juga tidak ditanggapi. 

Hal yang sama juga dilakukan pada Direktur Kredit, Pemimpin Devisi Sekretaris Perusahaan Wahyudi Setiawan dan Corcom Sekretaris Perusahaan. Keduanya juga tidak menanggapi konfirmasi yang diajukan.

Untuk diketahui, puluhan pimpinan PT. Bank Riau Kepri yang diduga menerima gratifikasi berupa fee asuransi tersebut, 3 diantaranya saat ini sudah ditahan dan tengah diadili di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Sementara yang lainnya masih bebas berkeliaran menghirup udara bebas.

Baca: IHSG Dibayangi Sentimen Global, Ini Saran Bagi Investor

Ketiga oknum pimpinan PT. Bank Riau Kepri yang saat ini ditahan dan menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru yakni, Nur Cahya Agung Nugraha, Pemimpin PT. Bank Riau Kepri Cabang Pembantu Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir, Mayjafry, Pemimpin PT. Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan, serta Hefrizal, Pemimpin PT. Bank Riau Kepri Cabang Pembantu Senapelan.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Nur Cahya Agung Nugraha ketika menjabat dari tanggal 12 Maret 2018 sampai dengan tanggal 23 Juli 2020 telah menerima fee asuransi sebesar Rp119.879.875. 

Sementara Mayjafri — sejak menjabat dari tanggal 1 Mei 2018 hingga 15 Juli 2019 — menerima fee asuransi dari Jamkrida melalui PT. GRM sebesar Rp59.690.500, dan Hefrizal selaku Pemimpin PT. Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Cabang Pembantu Senapelan — sejak Oktober 2018 hingga Juli 2019 saat terdakwa menjabat sebagai pimpinan cabang pembantu Senapelan — yakni  sebesar Rp58.837.000 dan saat terdakwa menjabat sebagai pimpinan cabang Teluk Kuantan sebesar Rp141.438.000.

Adapun poin konfirmasi tertulis yang disampaikan Bertuahpos.com kepada Direktur Utama PT. Bank Riau Kepri Andi Buchori, Direktur Kredit, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan, Wahyudi, serta Corcom Sekretaris Perusahaan Dwi, yakni antara lain, apakah Direktur Utama atau manajemen sudah mengambil tindakan hukum terhadap puluhan oknum pimpinan Bank Riau yang diduga menerima gratifikasi fee asuransi tersebut?

Selain itu juga ditanyakan apakah direksi juga ada menerima fee asuransi itu, serta mengapa gratifikasi ini terjadi dalam waktu yang lama dan berlanjut. Yakni setiap bulan selama kurun waktu tahun 2018 hingga 2020. (bpc17)

Berita Terkini

Sabtu, 25 September 2021 19:22

Disepakati Keluarga, Tim SAR Hentikan Pencarian Nelayan yang Diseret Buaya di Rohil

Pencarian Nelayan Rohil

Sabtu, 25 September 2021 19:15

Fitra Riau Soroti Sistem Politik Anggaran Pemko Pekanbaru yang Tak Sehat

Politik Anggaran, Fitra Riau

Sabtu, 25 September 2021 17:16

Kisah Joel Morrison Temukan Benda Aneh di Makam Berusia 100 Tahun

Lifestyle, Mistis, Horor

Sabtu, 25 September 2021 16:48

Kapan Kartu Prakerja Gelombang 22 Dibuka?

Kartu Prakerja Gelombang 22

Sabtu, 25 September 2021 16:09

Video: Cerita Regi Faula Sari, Fisioterapi Tim Sepakbola PSPS Riau

PSPS Riau, Fisioterapi

Sabtu, 25 September 2021 15:12

Insiden di Lokasi IPAL, Ini Penjelasan Satker PUPR

IPAL Pekanbaru

Sabtu, 25 September 2021 14:16

Setahun Tol Permai Beroperasi, HK Catat 2 Juta Lebih Lalu Lintas Kendaraan

Setahun Tol Permai