Cetak Kuning Kartu Gratis, Kalau Ada yang Minta Uang Laporkan

Minggu, 20 Juni 2021 14:13
Cetak Kuning Kartu Gratis, Kalau Ada yang Minta Uang Laporkan

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah memastikan tidak ada pungutan biaya apapun kepada masyarakat dalam kepengurusan dan pencetakan kartu tanda bukti pendaftaran pencari kerja atau kartu kuning.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah. “Untuk mendaftarkan diri, masyarakat bisa langsug datang ke Disnakes di daerah setempat atau secara online melalui kemenaker.go.id di layanan karirhub,” terangnya.

“Namun apabila kartu itu akan dicetak, maka yang bersangkutan harus datang ke Disnaker setempat,” terangnya.

Ida Fauziyah menegaskan, praktik pungut biaya terkait hal ini, sama sekali tidak dibenarkan. Dia menyebut jika ada pihak – pihak yang meminta uang sebagai bentuk kontribusi jasa, hendanya tidak dilayani dan diminta untuk dilaporkan ke pihak berwajib.

Baca: Syamsuar Dorong Asosiasi Pariwisata Lebih Aktif dalam Pemulihan Ekonomi

“Apabila ada petugas yang meminta pungutan, laporkan saja ke pihak ke berwajib dan petugas yang meminta pungutan akan dikenakan sanksi tegas,” ujar tambahnya.

Permintaan pembuatan kartu kuning belakangan ini dilaporkan meningkat di berbagai daerah. Hal ini dipengaruhi adanya persiapan pendaftaran CPNS, adanya lulusan pendidikan yang mencari kerja, serta para pekerja yang terdampak  pandemi Covid-19.

Menaker pun mengimbau masyarakat yang sedang mencari kerja untuk mendaftarkan diri ke Dinas yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan di tingkat kabupaten/kota. 

Pelayanan pendaftaran pencari kerja tersebut diatur oleh Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Penempatan Tenaga Kerja.

Hal ini juga sesuai kebijakan otonomi daerah, di mana pencari kerja yang akan bekerja di dalam atau di luar negeri harus terdaftar di Dinas Kabupaten/Kota sesuai domisili. 

Namun, bagi pencari kerja yang berada di luar kabupaten/kota domisilinya tetap dapat mendaftarkan diri ke Dinas ketenagakerjaan setempat, karena pelayanan pencari kerja bersifat nasional. (bpc2)

Berita Terkini

Senin, 29 November 2021 19:51

Kadinskes Kota Tak Tahu Siswa Abdurrab Positif Covid-19 Dibawa Pulang

25 siswa Abdurrab Islamic Center yang positif Covid-19 dibawa pulang oleh pihak wali murid

Senin, 29 November 2021 19:13

Kolaborasi UIR dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan diteken Hari Ini

Semangat kolaborasi dan harmonisasi UIR dan Kabupaten Pelalawan menjadi aktualisasi Misi UIR 2041.

Senin, 29 November 2021 18:14

Ini Keunggulan IBC bank bjb, Transaksi Keuangan Corporate Semakin Mudah

bjb terus melakukan inovasi produk layanan untuk memudahkan nasabah perorangan atau corporate dalam melakukan transaksi keuangan. 

Senin, 29 November 2021 17:33

Takluk dari Semen Padang, KS Tiga Naga Harus Terdegradasi ke Liga 3

KS Tiga Naga harus terdegradasi ke Liga 3 usai takluk dari Semen Padang 1-0, Senin 29 November 2021.

Senin, 29 November 2021 16:39

Kejati Riau: Tuduhan Kongkalikong Penanganan Bansos Siak, Fitnah!

penyidikan dugaan korupsi Bansos Pemkab Siak tersebut masih terus berlanjut

Senin, 29 November 2021 15:42

Kembali Jadi yang Terbaik Pertama, PKS Riau Terima Anugerah KI Riau Award 2021: Alhamdulillah

PKS Provinsi Riau kembali mendapatkan penghargaan dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau.

Senin, 29 November 2021 15:04

Syamsuar Pertegas Tak Ada ASN yang Ambil Cuti Selama PPKM Level 3

Syamsuar berjanji akan melakukan pemantauan secara ketat terhadap ASN di lingkungan Pemprov Riau selama PPKM Level 3

Senin, 29 November 2021 14:33

Sakit Hati, Pemuda Pengangguran di Pekanbaru Tega Bunuh Paman dengan Sadis

Pemuda pengangguran di Pekanbaru dengan berinisial AS tega membunuh sang paman dengan sadis.

Senin, 29 November 2021 14:16

Jokowi Soal UU Cipta Kerja: Saya Pastikan Kepada Investor, Proyek Aman

Proyek investasi yang kini berjalan tidak akan terganggu sebab UU Cipta Kerja tetap dilaksanakan.