Catatan Sejarah 19 Juni: Pertemuan Terakhir Bung Karno dan Bung Hatta

Sabtu, 19 Juni 2021 05:00
Catatan Sejarah 19 Juni: Pertemuan Terakhir Bung Karno dan Bung Hatta

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Banyak yang menyebut Bung Karno dan Bung Hatta sebagai dwitunggal. Hal ini disebabkan hubungan keduanya yang begitu akrab.

Namun, hubungan dwitunggal ini harus berakhir tahun 1956, saat Bung Hatta mengundurkan diri dari wakil presiden. Rupanya, perbedaan pandangan keduanya mencapai titik puncak.

Dikutip dari historia.id, dalam buku karangan Cindy Adams, Bung Karno mengakui jika dirinya dan Hatta mempunyai perbedaan pandangan, baik dalam kenegaraan ataupun sifat keduanya.

“Aku unitaris, Hatta federalis,” kata Soekarno mengenai perbedaan pandangannya dengan Hatta.

Baca: Tiga Pemain Klub Luar Negeri Mulai Bergabung dengan Timnas di Buriram

Bahkan, menurut Soekarno, perbedaan pandangan keduanya sudah terasa jauh sebelum Indonesia merdeka, yakni sejak tahun 1930-an.

“Aku dan Hatta berlainan sekali dalam hal sifat dan pembawaan,” ujar Soekarno.

Setelah mengundurkan diri dari wakil presiden, dua tokoh proklamasi ini lama sekali tak bertemu. Keduanya bertemu untuk terakhir kali saat Bung Karno sakit.

19 Juni 1970, Bung Hatta menjenguk Soekarno. Menurut puteri Bung Hatta, Meutia Hatta, hubungan persahabatan keduanya tak putus hanya karena berbeda pandangan.

“Di pertemuan terakhir, keduanya tak bicara banyak. Tapi tak berarti keduanya memutuskan tali persahabatan,” kata Meutia.

Dua hari setelah dijenguk Hatta, Soekarno meninggal dunia, tepatnya pada 21 Juni 1970. (bpc4)

Berita Terkini

Selasa, 19 Oktober 2021 12:22

Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp3.114/Kg

TBS, Sawit, Riau

Selasa, 19 Oktober 2021 10:36

Beredar Kabar Bupati Kuansing Di-OTT KPK

Kuansing

Selasa, 19 Oktober 2021 07:59

Benarkah Ibu dan Ayah Rasulullah SAW Kafir?

Ibu dan ayah rasul

Selasa, 19 Oktober 2021 07:40

Rasulullah SAW Berasal dari Keturunan yang Baik

Rasulullah SAW

Selasa, 19 Oktober 2021 03:10

Harga Kopra di Inhil Turun Tipis

Kopra, Perkebunan