2 Juta Buruh Ancam Mogok Kerja

Senin, 22 November 2021 15:43
2 Juta Buruh Ancam Mogok Kerja
Ilustrasi pekerja. (Infoburuh.com)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Sebanyak 2 juta buruh akan melakukan aksi mogok kerja pada 6-8 Desember 2021. Mogok kerja dilakukan sebagai bentuk protes terhadap ketetapan pemerintah yang menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 1,09 persen pada 2022 mendatang.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menuturkan aksi mogok dilakukan secara nasional di lebih dari 100 ribu perusahaan dengan melibatkan 60 federasi serikat pekerja.

“Buruh yang akan mogok berasal dari lebih 100 ribu perusahaan yang akan bergabung di 30 provinsi dan lebih dari 150 kabupaten/kota, termasuk juga kawan-kawan ojek online akan ikut bergabung,” ujar Said dalam konferensi pers, Senin, 22 November 2021.

Mengutip CNN Indonesia, KSPI juga menggandeng sejumlah konfederasi buruh lainnya yang akan mengikuti aksi ini seperti Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Komite Politik Buruh Indonesia (KPBI), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), hingga Gerakan Kesejahteraan Nasional (Gekanas).

Baca: Sarekat Dagang Islam, Perjuangkan Pedagang Pribumi

Dasar hukum yang akan digunakan dalam aksi ini adalah Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Seluruh buruh pun diimbau setop melakukan produksi.

Konfederasi buruh juga akan mengerahkan masa unjuk rasa di sejumlah pusat pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Buruh bakal menggelar aksi di Istana Negara, Balai Kota Jakarta, hingga Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Inilah reaksi balik yang keras, jangan berdalih bahwa kenaikan upah minimum 1,09 persen itu karena pandemi covid-19, tidak ada hubungannya,” tegasnya.

Sebab, kenaikan upah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021, yang berarti sampai kapan pun upah minimum buruh ke depan akan naik dengan persentase yang rendah.

Sebelum itu, pihaknya akan mengerahkan massa untuk melakukan Gabungan Aksi Unjuk Rasa Nasional yang akan diadakan pada tanggal 29 dan 30 November 2021. Istana Negara, Balai Kota, dan Kemnaker akan dipenuhi massa yang datang dari Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

“Tentu akan diatur teknis unjuk rasanya. 10 ribu di Balai Kota, 10 ribu di Istana, dan 10 ribu di Kemnaker. Ini enggak main-main, ini sungguh-sungguh ini,” katanya.

Ia pun mengatakan aksi unjuk rasa ini akan mempertimbangkan aturan dalam PPKM Level 1 dan arahan dari aparat keamanan agar tidak mengganggu ketertiban umum.

Berita Terkini

Rabu, 01 Desember 2021 18:16

bank bjb Sabet Predikat Top 20 Financial Institution 2021

Kinerja positif PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali meraih apresiasi.

Rabu, 01 Desember 2021 17:41

Syamsuar Kesal ke Kepala OPD: Jujur Tahun Ini Paling Parah

Gubernur Riau Syamsuar meluapkan kekesalannya saat memberikan pengarahan usai lantik 32 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau. 

Rabu, 01 Desember 2021 17:01

Hemat Berbelanja Online dengan Kode Promo Eksklusif dari Saleduck Indonesia

Kehadiran platform belanja online yang kian menjamur

Rabu, 01 Desember 2021 16:52

Syahrial Abdi Kepala Bapenda Riau, Ini Daftar Lengkap Nama Pejabat Baru di Pemprov Riau

Sebanyak 32 pejabat Tinggi Pratama atau pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau dilakukan pelantikan untuk posisi jabatan baru. 

Rabu, 01 Desember 2021 16:31

Bukan Bunuh Diri, Korban Meninggal di Fly Over Arengka Diduga Laka Lantas

Kapolsek Tampan, I Komang Aswatama menyebutkan korban meninggal di fly over Arengka bukanlah bunuh diri.

Rabu, 01 Desember 2021 14:28

Seorang Warga Bunuh Diri dengan Melompat di Fly Over Arengka Pekanbaru

Sebuah video menunjukkan seorang warga bunuh diri dengan cara melompat dari fly over Arengka, Pekanbaru, Rabu 1 Desember 2021.

Rabu, 01 Desember 2021 14:01

Moeldoko Takut Data Palsu Dipakai Parpol untuk Pilpres 2024

Jangan sampai orang-orang yang tidak mewakili rakyat yang jadi pemimpin

Rabu, 01 Desember 2021 13:41

Syamsuar Pastikan Pejabat Non Job Karena Kerjanya Nggak Bagus

Lambatnya kinerja kepala OPD salah satu indikator penilaian evaluasi.

Rabu, 01 Desember 2021 13:20

Kadispora Riau Tak Berani Beberkan Besaran Anggaran Renovasi Stadion Kaharuddin Nasution

Rencana renovasi akan menggunakan pos anggaran tahun 2022

Rabu, 01 Desember 2021 13:05

Promo Rebranding dari Hotel Khas Pekanbaru, Dapatkan Harga Spesial

Sebagai promo rebranding, hotel Khas Pekanbaru memberikan promo spesial untuk pelanggan.